10 Tahun, Anggaran KONI Kota Cirebon Baru Naik Rp 250 Juta

KONI-DAN-KOMISI-III
RAPAR KERJA: Komisi III DPRD Kota Cirebon menggelar rapat kerja sekaligus evaluasi hasil Porda Jabar XIII/2018 bersama KONI dan Tim Manajer Kontingen Kota Cirebon, Senin (26/11). FOTO: TATANG RUSMANTA/RADAR CIREBON

CIREBON – KONI tidak mendapatkan kenaikan anggaran yang signifikan pada APBD Murni Kota Cirebon tahun 2019. Dalam rapat kerja Komisi III DPRD, KONI dan Tim Manajer Kontingen Kota Cirebon, Senin 26/11), terungkap bahwa KONI mendapat dana hibah sebesar Rp 3 miliar pada tahun anggaran mendatang.

Itu berarti, anggaran induk organisasi olahraga di Kota Cirebon itu hanya naik Rp 250 juta dari sebelumnya yang berjumlah Rp 2,75 miliar. Padahal, KONI membutuhkan dana lebih besar untuk menyokong program pembinaan atlet prestasi. Terlebih, untuk memproteksi atlet emas yang telah tampil habis-habisan di Porda Jabar XIII/2018.

Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon, Benny Sujarwo mengakui, terlambat menggelar rapat kerja dengan KONI. “Andai rapat kerja ini digelar lebih awal, tentu kami bisa leluasa mendorong agar anggaran KONI ditambah di APBD Murni 2019,” kata dia dalam rapat kerja yang digelar di Ruang Rapat DPRD Kota Cirebon, kemarin.

Menurut Benny, Komisi III sepakat bahwa untuk mendongkrak prestasi olahraga Kota Udang, KONI membutuhkan suntikan dana yang lebih besar dari pemerintah. Apalagi, sudah lebih dari 10 tahun anggaran untuk pembinaan atlet prestasi tidak mengalami kenaikan.

Karena itu, dia menekankan bahwa top organisasi olahraga di Kota Udang harus mendapatkan tambahan anggaran pada APBD Perubahan Tahun 2019. “Untuk menambah anggaran di APBD murni sudah terlambat. KONI harus mendapat tambahan anggaran lagi dalam APBD Perubahan,” tegasnya.

Hal senada diungkapkan Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon, Jafarudin. Menurut dia, selain anggaran rutin untuk KONI, pihaknya juga turut mengawal anggaran untuk bonus atlet peraih medali emas, perak dan perunggu Porda Jabar XIII/2018.

“Untuk bonus juga ada miskomunikasi sebelumnya. Padahal, mestinya bisa dianggarkan di tahun ini,” kata dia.

“Walau demikian, paling tidak untuk tahun depan sudah aman. Jadi, para atlet tidak perlu khawatir. Anggaran bonus yang merupakan hak mereka sudah dianggarkan. Insya Allah, pada triwulan pertama tahun 2019 sudah bisa dicairkan,” imbuh pria yang juga Ketua Umum Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Kota Cirebon.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Cirebon Hj Wati Musilawati mengungkapkan bahwa sebelumnya KONI mengajukan anggaran sebesar Rp12 miliar. Rp 7 miliar untuk bonus atlet dan Rp 5 miliar untuk anggaran rutin yang bersumber dari dana hibah.

Alhamdulillah, kami bersyukur ada jaminan dari Komisi III bahwa KONI masih berpeluang menambah anggaran dari APBD Perubahan,” katanya.

Menurut Wati, jumlah anggaran yang diusulkan sudah sesuai kebutuhan KONI. Yaitu, berdasarkan kebutuhan yang dihitung masing-masing bidang. Terutama, Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) yang bersinggungan langsung dengan kebutuhan induk organisasi cabang olahraga (cabor).

“Cabor kita bertambah. Sebelumnya 33 menjadi 41. Kita ingin memberikan dana pembinaan yang lebih layak kepada cabor dan para atlet. Selama ini, yang bisa kita berikan sangat minim,” pungkasnya. (ttr)

Yuk! Baca Juga, Berita Terkaitnya

Terkini Lainnya