118 Pelajar Diamankan Polisi, Nyaris Tawuran Gara-gara Hoax di Medsos

1155
TERMAKAN HOAX: Ratusan pelajar SMP yang hendak tawuran diamankan di Mapolsek Sukagumiwang, Sabtu (18/3). Foto: Polsek Sukagumiwang for Radar Cirebon

 INDRAMAYU– Gara-gara hoax di media sosial, ratusan pelajar SMP nyaris melakukan penyerangan terhadap salah satu sekolah yang ada di Kecamatan Kertasemaya.

Namun aksi pelajar tersebut berhasil digagalkan Polisi Sektor Sukagumiwang. Sebanyak 118 pelajar dari beberapa SMP di 10 Kecamatan Kabupaten Indramayu pun digelandang ke Mapolsek Sukagumiwang, Sabtu (18/3).

Selain 118 pelajar, polisi juga mengamankan 1 buah senjata tajam dan 3 buah gir motor.

Berdasarkan data yang dihimpun, penyerangan gabungan itu terjadi pukul 15.30 WIB. Mendapati informasi tersebut, Polsek Sukagumiwang pun berkoordinasi dengan Polsek Jatibarang untuk melakukan pencegahan. Mereka berhasil menggiring kendaraan truk yang ditumpangi ratusan pelajar itu. Dari 118 pelajar, 7 di antaranya pelajar wanita.

Kapolres Indramayu AKBP Eko Sulistyo B SIK MHum melalui Kapolsek Sukagumiwang Kompol Agus SH menegaskan aksi yang dilakukan 118 pelajar SMP itu dipicu tentang berita hoax.

“Katanya ada yang menantang mereka di media sosial. Tapi saat kami minta buktinya, mereka hanya bilang katanya-katanya. Ini kan tidak jelas,” tuturnya.

Ia pun menyayangkan ada pelajar perempuan yang ikut terlibat dalam insiden tersebut. Setelah diamankan, 118 pelajar itu didata. Para orang tua murid pun dipanggil. Mereka diminta membuat surat pernyataan yang ditandatangani dan disaksikan pihak sekolah.

“Memang ada beberapa yang juga anak putus sekolah. Kami panggil orang tuanya agar ini menjadi bahan evaluasi semua untuk mengawasi pergaulan anak-anak,” lanjutnya.

Ia pun berpesan agar para pelajar tidak mudah terprovokasi oleh berita yang belum tentu kebenarannya. “Untuk instansi pendidikan kami harap juga bisa bersama-sama melakukan pembinaan dan pengawasan pada anak didiknya,” tandasnya. (oni)