Sepekan, Pendaftar Polisi di Kuningan Sudah Capai 200 orang

1007
DAFTAR POLISI: Sejumlah pelajar di Kuningan mendaftarkan diri sebagai anggota Polri. Foto: Taufik/Radar Kuningan

KUNINGAN – Pendaftaran calon anggota Polri di Polres Kuningan ternyata mendapat sambutan positif. Dalam waktu sepekan sudah sekitar 200 orang datang untuk sekadar bertanya ataupun mendaftarkan diri untuk menjadi polisi.

“Saya mengapresiasi, ternyata animo warga Kuningan untuk menjadi polisi cukup bagus. Hingga hari ini sudah 200 pendaftar, meningkat cukup signifikan dibanding tahun lalu,” ujar Kabag Sumda Polres Kuningan, Kompol Wijaya Kusuma kepada Radar Kuningan.

Wijaya menjelaskan, waktu pendaftaran anggota Polri dibuka selama satu bulan mulai 14 Maret hingga 15 April mendatang. Karena itu, dia optimistis jumlah pendaftar polisi dari Kuningan akan terus bertambah hingga akhir waktu pendaftaran nanti.

Wijaya berharap, dari sekian banyak pendaftar tersebut, banyak pula warga Kuningan yang nantinya lulus menjadi polisi. Tahun lalu tercatat ada 15 warga Kuningan yang lolos untuk Bintara Polri dan tiga Polwan.

“Semakin banyak yang daftar, mudah-mudahan semakin banyak pula putra-putri asal Kuningan yang lulus jadi polisi. Persiapkan fisik dan latihan yang maksimal selagi masih ada waktu, agar bisa mengikuti seleksi dengan benar,” ujar Wijaya.

Wijaya pun mengimbau masyarakat untuk berhati-hati agar tidak mudah tertipu bujuk rayu seseorang yang menjanjikan bisa meloloskan dengan syarat menyerahkan sejumlah uang. Karena hal tersebut hanya akal-akalan oknum tak bertanggung jawab yang hanya ingin mencari keuntungan dari proses seleksi.

“Tidak sedikit peserta yang berasal dari keluarga kurang mampu seperti tukang tembok, bahkan orang tuanya hanya tukang tambal ban bisa lulus. Yang terpenting seluruh persyaratan terpenuhi dan menjalani semua tes dengan sempurna, maka otomatis lolos,” kata Wijaya.

Adapun jenjang karier yang dibuka, lanjut Wijaya, yaitu untuk pendaftaran Akpol, Bintara PTU, Bintara TI, Bintara Muik dan Tamtama. Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi pendaftar di antaranya merupakan warga negara Indonesia berusia minimal 18 tahun dan maksimal 21 tahun dengan tinggi badan 165 cm untuk pria dan 160 cm untuk wanita.

“Untuk lebih jelasnya bisa datang langsung ke Gedung Dharma Wanita Polres Kuningan. Di sana bisa bertanya-tanya tentang segala persyaratan dan apa saja yang harus dipersiapkan para pendaftar,” pungkas Wijaya. (fik)

BAGIKAN