PSIT dan Era Emas Sepak Bola Cirebon, Pernah Kalahkan Persib di Ajang Nasional

830
PRESTASI YANG HILANG: Foto terbaru Stadion Utama Bima Kota Cirebon. Stadion ini menjadi saksi ketika para pemain Eropa beruji coba dengan tim asal Cirebon. FOTO: Okri Riyana/Radar Cirebon

CIREBON – Mata dan perhatian publik sepak bola era tahun 1980-an benar-benar tertuju pada klub Persatuan Sepak bola Indonesia Tjirebon (PSIT). Dari beberapa tim yang ada di Kabupaten/Kota Cirebon, PSIT adalah salah satu yang memiliki sejarah dan prestasi panjang.

Klub perserikatan asal Kota Cirebon itu secara mengejutkan mampu mengalahkan Persib Bandung dalam pertandingan perebutan tiket turnamen kejurnas PSSI. PSIT pun berhak mendapatkan satu tiket berlaga di level nasional.

Itulah kisah manis sepak bola Cirebon yang pernah muncul dalam persiangan ke level nasional. Publik Cirebon saat ini masih memiliki harapan besar terhadap prestasi di sepak bola.

Klub yang dulu bermarkas di Lapangan Merdeka Gunungsari itu menjadi klub perserikatan yang usianya hampir sama dengan Persib bandung. Tidak salah, kalau PSIT menjadi kebanggan warga Cirebon.

Di era itu, PSIT memiliki skuad yang solid dan komplit, dengan sosok pelatih (Almarhum) Khaelani. Pemainnnya juga berkualitas seperti Akhyar, Sanija, Abdul Ghofar, Sobari, dan Kastari.

“Saya sendiri masih memiliki harapan agar sepak bola Cirebon bisa tampil lagi di kancah nasional,” ucap Yadi, salah seorang suporter Pasoepati.

Kerinduan Yadi cukup beralasan. Pasalnya, pada tahun 1970-an, sepak bola Cirebon mulai naik daun.
Tatkala, Pertamina membangun Stadion Bima di Kota Cirebon. Stadion itu menjadi salah satu yang memiliki lapangan dengan kualitas terbaik.

Sehingga, pada saat peresmian pada tahun 1976, digelar turnamen eksebisi segi empat yang mendatangkan Feyenoord Rootterdam dan Timnas Swedia. Kedua tim itu bertanding dengan PSSI dan Pertamina Selection. (jamal suteja)