Ada Mayat Pria Bercelana Loreng di Alun-alun Palimanan, Kaki dan Tangan Terikat

Ternyata Warga Losari Brebes, Jawa Tengah

Insiden 24 jam
Petugas Polsek Gempol melakukan olah TKP penemuan mayat. FOTO: POLSEK GEMPOL FOR RADAR CIREBONPetugas Polsek Gempol melakukan olah TKP penemuan mayat.FOTO: POLSEK GEMPOL FOR RADAR CIREBON

PALIMANAN-Mayat laki-laki tanpa identitas tergeletak di Alun-alun Palimanan, Desa Palimanan Timur, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Jumat pagi (11/1) sekitar pukul 07.30 WIB. Mayat misterius tersebut diperkirakan berumur 31 tahun. Menggunakan baju koko warna hitam lengan panjang dan celana loreng. Berselempang sarung warna abu-abu yang tampak kotor, dengan tangan dan kaki terikat tali rapia.

Warga yang mengetahui ada mayat tergeletak sontak ketakutan dan segera melapor ke Polsek Gempol. Polisi yang datang ke lokasi kejadian langsung olah TKP dan memintai keterangan warga sekitar. Namun, warga tidak ada yang mengenali dan mengira adalah gelandang, sehingga langsung dievakuasi ke RSUD Gunung Jati.

“Kita sudah periksa saksi. Tidak ada yang mengenanyal. Dari hasil pemeriksaan awal petugas medis RSUD Gunung Jati, tidak ada tanda-tanda kekerasan ataupun tindak pidana lain. Diduga meninggal karena sakit dalam,” kata Kapolsek Gempol Kompol Suwitno melalui Kanit Reskrim Iptu Ebo Bohari saat dikonfirmasi Radar Cirebon.

Untuk mengetahui identitas korban, Unit Reskrim Polsek Gempol meminta bantuan Inafis Polres Cirebon Kabupaten. “Ternyata korban bernama Taryana (31) warga Desa Bojongsari, Kecamatan Losari,  Kabupaten Brebes. Kita akan koordinasi dengan Polsek Losari untuk memberitahukan keluarganya,” pungkasnya. (cep)