Alhamdulillah, Pembunuh Dufi Ditangkap

Insiden 24 jam
(Kiri) Abdullah Fitri Setiawan alias Dufi. (Kanan) Jasad Abdullah Fitri Setiawan alias Dufi saat ditemukan dalam tong plastiK. FOTO:IST(Kiri) Abdullah Fitri Setiawan alias Dufi. (Kanan) Jasad Abdullah Fitri Setiawan alias Dufi saat ditemukan dalam tong plastiK.FOTO:IST

JAKARTA-Kasus penemuan jenazah di dalam drum dengan korban mantan jurnalis, Abdullah Fitri Setiawan alias Dufi, terungkap. Sang pelaku akhirnya ditangkap Tim Resmob Polda Metro Jaya. Ia adalah Nurhadi (35) warga Rawa Lumbu, Bekasi Kota.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan pembunuhan Dufi terungkap dari hasil penyelidikan Subdit 3 Resmob Polda Metro Jaya. Saat ditangkap, tersangka Nurhadi diketahui menggunakan telepon selular (ponsel), tak jauh dari cucian motor Omen di belakang Kelurahan Bantar Gebang, Kecamatan Bantar Gebang, Bekasi, siang kemarin sekitar pukul 14.30 WIB.

Selain ponsel, dari tangan pelaku juga disita sejumlah barang milik korban. Seperti KTP, SIM, kartu-kartu ATM, serta buku tabungan. Argo menegaskan, pelaku sedang dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan penahanan dan diperiksa secara intensif untuk menanyakan motif pembunuhan korban.

Pengungkapan kasus ini, Polda Metro membantu Polres Bogor dalam pengejaran pelaku. Mengingat peristiwa dan keberadaan pelaku masih berada wilayah hukum Polda Metro Jaya. “Kasus ini segera dilimpahkan ke Polres Bogor untuk didalami,” ujar Argo.

Diketahui sebelumnya, Dufi ditemukan warga di Kp Narogong, Desa Kembang Kuning, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor. Diduga pelaku lebih dari satu orang. Karena saat ditemukan oleh seorang pemulung, korban berada di dalam sebuah drum biru yang tertutup rapat.

Dufi sendiri sempat memberi kabar posisi terakhir melalui WhatsApp (WA) kepada istrinya. Ia mengabarkan berada di Stasiun Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan. Dufi juga memberitahu parkir mobil Kijang Innova putih di sana. Itulah posisi terakhir yang diketahui istrinya melalui WA. Setelah itu, WA milik korban sudah tak aktif lagi.

Dufi mengabarkan pada Jumat (16/11) sekitar pukul 09.00 WIB. Berselang satu jam kemudian, telepon seluler miliknya sudah tak aktif lagi. Pagi itu korban diketahui berangkat ke kantor TV Muhammadiyah di Menteng, Jakarta Pusat.

Korban seperti biasa menaiki mobil Kijang Innova putih dan memarkirkan mobil itu di Stasiun Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan. Dan berselang dua hari kemudian atau Minggu (18/11), ia sudah ditemukan berada di dalam drum atau tong sampah biru di kawasan Klapanunggal, Kabupaten Bogor. Dufi diketahui sempat bekerja di beberapa media massa. Salah satunya di Rakyat Merdeka, Radar Cirebon Group. (cuy/jpnn)