Anak Tawuran, Orang Tua Kena Imbas, Kapolsek Ajak Siswa Fokus Belajar

Polisi Sektor (Polesek) Plered mengumpulkan dan memberikan arahan kepada orang tua siswa yang diduga anaknya terlibat tawuran. FOTO:KASI HUMAS POLSEK PLERED FOR RADAR CIREBONPolisi Sektor (Polesek) Plered mengumpulkan dan memberikan arahan kepada orang tua siswa yang diduga anaknya terlibat tawuran. FOTO:KASI HUMAS POLSEK PLERED FOR RADAR CIREBON

CIREBON-Jumat pagi (11/1), Mapolsek Plered mendadak ramai dan banyak dikunjungi masyarakat. Rupanya, masyarakat yang berkerumun di Mapolsek Plered itu merupakan orang tua (ortu) yang sengaja diundang oleh petugas kepolisian lantaran anak mereka diduga melakukan aksi tawuran, Rabu (9/1) silam.

Kapolsek Plered AKP Budi Hartono mengatakan, pihaknya sengaja mengumpulkan orang tua serta siswanya untuk dilakukan pembinaan. Pasalnya, kata Budi, mereka (siswa, red) yang terkumpul di Mapolsek Plered terlibat ikut tawuran yang terjadi pada Rabu (9/1) sekitar 15.00 WIB di Jalan Raya Cirebon Bandung, tepatnya di Desa Tegalsari.

“Saat kejadian itu, tidak ada korban jiwa. Namun, karena kejadian tawuran, salah satu pengendara mobil pecah kacanya terkena lemparan batu oleh kedua sekolah yang saling serang. Untung anggota kami cepat ke lokasi kejadian, sehingga dapat dibubarkan dan satu siswa kami amankan untuk dilakukan pembinaan,” ujarnya.

Siswa yang diduga terlibat tawuran dibina. FOTO:KASI HUMAS POLSEK PLERED FOR RADAR CIREBON

Rupanya, polisi tidak mau tinggal diam dan selesai begitu saja dengan pembinaan. Satu orang yang diamankan di Mapolsek itu diinterogasi untuk mengetahui nama-nama yang terlibat dalam aksi tawuran. Dari penggalian informasi itu, terkuak ada total 27 siswa yang ikut dalam tawuran.

Untuk mengantisipasi aksi tawuran selanjutnya, Polsek Plered dengan cepat memanggil siswa yang diduga ikut tawuran tersebut dan serta di dampingi oleh semua orang tua siswa, serta guru kesiswaannya dipanggil ke Mapolsek Plered untuk dilakukan pembinaan.

“Kita berikan arahan dan pembinaan kepada siswa dan orang tuanya, agar tidak terulang lagi. Kami juga berpesan kepada orang tua siswanya agar lebih mengawasi lagi anaknya dalam pergaulan di sekolah maupun di rumahnya,” katanya.

Kapolsek juga berpesan kepada para pelajar agar lebih fokus dan kosentrasi saja dalam belajar. “Dengan tekun belajar dan disiplin semoga kelak bisa berguna bagi agama, bangsa dan negara Indonesia,” harapnya. (cep)