Angin Kencang Terjang Ciawi Japura, Belasan Rumah Rusak

Kabupaten Cirebon
angin-kencang-rusak-rumah-wargaPORAK PORANDA: Angin kencang memporak-porandakan wilayah Dusun Huludayeuh Blok 01 RT 01 RW 01 Desa Ciawi Japura. Akibat angin ribut tersebut, sejumlah rumah mengalami kerusakan, puluhan pohon tumbang dan dua tiang listrik roboh. FOTO: ANDRI WIGUNA/RADAR CIREBON

CIREBON – Angin kencang menerjang Desa Ciawi Japura, Kecamatan Susukan Lebak, Kabupaten Cirebon, sekitar pukul 16.00 WIB, Selasa (8/1). Angin ribut yang datang tiba-tiba saat hujan deras itu, memporak-porandakan wilayah Dusun Huludayeuh Blok 01 RT 01 RW 01. Akibatya, belasan rumah rusak dan puluhan pohon tumbang.

Salah satu pemilik rumah yang mengalami kerusakan cukup berat, Triwibawa (37) saat ditemui Radar mengatakan, meskipun tidak melihat langsung pusaran angin yang datang, namun saat itu di tengah hujan deras tersebut ia melihat awan pekat bergulung-gulung yang datang dari area persawahan.

“Datangnya dari sawah. Saya sedang kumpul di depan rumah. Begitu angin datang, tembok bagian samping langsung ambrol. Angin terus ke belakang sampai kemudian merusak rumah-rumah lainnya dan menumbangkan banyak pohon,” ujarnya.

Menurut Tri, dia dan beberapa anggota keluarganya langsung berlari menyelamatakan diri. Pasalnya, runtuhan tembok jatuh selain jatuh ke sisi luar, sebagian lagi jatuh ke bagian dalam bangunan.

“Selain rumah saya, ada satu rumah lagi yang rusak berat. Rumahnya ketimpa pohon milik Taryib, sisanya rusak ringan. Ada tiang listrik juga yang tumbang, anginnya kencang sekali, untungnya sebentar,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, ujung angin tidak sampai menyentuh tanah. Gumpalan awan yang ia lihat bergerak cepat, tidak merusak tanaman padi yang ada di depan rumahnya.

“Ujung anginnya tidak kelihatan. Tidak sampai bawah, apalagi menempel ke tanah. Cuma memang anginnya saja yang kencang. Pusaran angin juga tidak terlihat dengan jelas karena saat itu hujan lebat,” bebernya.

Sementara itu, Kosim perangkat Desa Ciawi Japura kepada Radar Cirebon menuturkan, begitu informasi kejadian itu tersebar, langsung melihat langsung lokasi kejadian. Dia langsung melakukan pendataan serta melaporkannya ke instansi terkait untuk segera ditindaklanjuti.

“Kalau kerusakan rumah ada, tiang listrik dan pohon tumbang juga ada. Kalau korban jiwa tidak ada, semuanya selamat karena anginnya juga untungnya tidak lama, sekitar lima menit kurang saja,” ungkapnya. (dri)