oleh

AS Diminta Tak Ikut Campur soal Hongkong

-Internasional-40 views

HONGKONG – Pemimpin eksekutif Hongkong Carrie Lam, mengingatkan Amerika Serikat (AS) untuk tidak turut campur dalam masalah demonstrasi di wilayah bagian China itu. Pernyataa tersebut disampaikan Lam, setelah para pedemo mendesak Washington untuk menekan Beijing.

Para pengunjuk rasa kembali turun ke jalan pada hari Minggu lalu, mereka bergerak ke konsulat AS untuk mendesak Kongres mengesahkan RUU yang menyatakan dukungan pada gerakan pro-demokrasi.

“RUU tersebut dapat merusak hubungan dagang AS dan Hongkong. sebab, setiap perubahan pada hubungan ekonomi dengan Washington akan mengancam “keuntungan bersama,” kata Lam, Selasa (10/9)

“Saya berharap tidak ada lagi orang di Hongkong yang secara aktif memberi tahu Amerika Serikat agar meloloskan RUU tersebut,” sambungnya.

Sementara itu, Presiden Donald Trump pun menyerukan resolusi damai terhadap krisis politik dan mendesak Beijing untuk menghindari kekerasan. Meski demikian Washington membantah bahwa mereka mendukung para demonstran.

Unjuk rasa besar melanda Hongkong dalam tiga bulan belakangan ini. Unjuk rasa dipicu oleh pembahasan Rancangan Undang-undang Ekstradisi. Dalam rancangan awal, RUU tersebut memungkinkan tersangka satu kasus di Hongkong bisa diadili di wilayah lain, termasuk China.

Pembahasan tersebut memicu protes dari masyarakat Hongkong. Untuk mengakhiri protes itu, Pemimpin Hongkong Carrie Lam mengumumkan resmi membatalkan pembahasan RUU ekstradisi pada minggu ini.

Namun, upaya tersebut belum memuaskan pengunjuk rasa. Demonstrasi terus berkembang dengan tuntutan akhir, mendesak Carrie Lam mundur. Selain itu, mereka juga mendesak agar Hongkong bisa melepaskan diri dari China. (der/afp/fin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed