Atasi Pemadaman Listrik, PLN Pangkas Pohon

115
Petugas PLN memangkas ranting pohon di wilayah Kecamatan Majalengka, untuk mengatasi pemadaman saat cuaca buruk. FOTO:ANWAR BAEHAQI/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA-Berbagai solusi mengatasi pemadaman listrik terus dilakukan PLN Rayon Majalengka. Salah satunya PLN terus melakukan pemangkasan ranting pohon yang membahayakan saluran listrik.

Manajer PLN Rayon Majalengka, Iwan Fuji Darmansyah menjelaskan pemangkasan pohon dilakukan bertahap. Terutama pohon yang sudah menyentuh jaringan kabel, agar bisa mengurangi risiko pemadaman saat cuaca buruk seperti angin kencang dan hujan badai.

“Apalagi saat ini hujan mulai turun secara intensif, sehingga salah satu upaya yang dilakukan PLN untuk mengantisipasi kendala pada aliran listrik yakni melakukan pemangkasan ranting pohon yang berbahaya,” ungkapnya.

Dirinya juga menjelaskan selama musim hujan petugas akan melakukan pemangkasan pohon di seluruh area Majalengka. Pihaknya juga berharap pemangkasan pohon bisa menjadi salah satu solusi mengatasi pemadaman, mengingat saat ini hujan dan angin kencang terus terjadi.

“Kami juga berharap masyarakat bisa segera melaporkan bila menemukan ranting pohon yang berbahaya. Kami juga minta maaf kepada masyarakat mungkin saat pemangkasan terjadi pemadaman untuk menjaga keselamatan petugas di lapangan,” tambahnya.

Untuk memberikan kenyamanan kepada pelanggan, PLN juga kembali melakukan perbaikan. Iwan mengungkapkan pihaknya melakukan pergantian transformator (trafo) lama dengan beban yang lebih baik. “Namun dampak dari perbaikan itu PLN akan melakukan pemadaman pada tanggal 14 November 2017 selama 4 jam,” ungkapnya.

Dalam waktu dekat PLN juga akan memasang Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) di sejumlah tempat strategis di Kabupaten Majalengka, yang merupakan kepedulian PLN untuk kepentingan umum. Wacana pemasangan SPLU sudah mendapat respons dari bupati.

Ada empat titik yang akan dipasang SPLU yakni di alun-alun Majalengka, taman dirgantara Munjul, alun-alun Sutawangi Jatiwangi, dan alun-alun Leuwimunding. Jika SPLU telah dipasang masyarakat cukup membeli token listrik, setelah itu bisa menggunakan peralatan apapun untuk kebutuhan listrik di lokasi yang sudah ditetapkan. (bae)