Bakar Ban, Ratusan Massa Mahasiswa dan Pekerja PG Rajawali Tolak PHK Masal

Mahasiswa dan pekarja PG Rajawali membakar ban bekas sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan PHK Masal. Foto: Cecep/radarcirebon.com

CIREBON – Ratusan massa dari Aliansi Mahasiswa dan Pekerja Bersatu melakukan aksi unjuk rasa di kantor pusat PG Rajawali RNI, Jumat (12/1). Mereka menentang kebijakan PHK masal.

Sebelum melakukan aksinya di PG Rajawali RNI, mereka berorasi di depan Pabrik Gula Sindang Laut Kabupaten Cirebon. Setelah itu, massa dengan menggunakan kendaraan truk melakukan konvoi menuju Kantor Disnakertrans Kabupaten Cirebon di Jalan Cipto.

Puas melakukan orasi, ratusan massa langsung menuju kantor PG Rajawali RNI II di Jalan Wahidin Kota Cirebon, dengan mendapat pengawalan ketat dari Sabhara Polres Cirebon Kota,

Sambil melakukan orasi menentang kebijakan yang telah di keluarkan oleh pihak manajamen PG Rajawali tentang adanya PHK masal, para pengunjuk rasa melakukan aksi bakar ban di pintu masuk.

“Kami menolak adanya global outsourcing, kembalikan kami sebagai karyawan organik untuk bekerja kembali,” Kata Dwi Agus Alfian, karyawan PG Sindang Laut.

Agus menuntut agar PT PG Rajawali II Cirebon mempekerjakan kembali para buruh yang di-PHK, memberi fasilitas kesehatan dan jaminan hari tua kepada buruh.

Usai aksi tersebut, massa pun membubarkan diri dan Dwi juga mengancam akan kembali melakukan aksi unjuk rasa lebih banyak dari sekarang. “Ini baru yang ada di PG Sindang laut, nanti kami datang dengan massa lebih banyak lagi dari daerah lainya seperti Majalengka dan Subang,” katanya. (cecep)