Ban Belakang Panther Pecah Diduga Pemicu 2 Orang Tewas

PANTHER-RINGSEK
REMUK: Kondisi bangkai mobil Isuzu Panther nopol B 9121 QH ringsek setelah menabrak gudang milik H Kardino di Desa/Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Senin (8/10) malam. Dalam peristiwa itu, dua orang tewas. Foto: Polsek Ciwaringin for Radar Cirebon

CIREBON – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Cirebon-Bandung, Senin (8/10) sekitar pukul 22.30 WIB. Lokasi kejadian berlangsung di Desa Ciwaringin, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon.

Akibat kecelakaan, dua penumpang mobil Isuzu Panther nopol B 9121 QH dilaporkan tewas. Mereka adalah Rajib Nurul Fajar (26) warga Desa Buntu, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka dan Ahmad Hudori (28) warga Desa Randegan Kulon, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka.

Kapolsek Ciwaringin AKP Acep Anda mengatakan, kecelakaan berawal dari mobil Isuzu Panther melaju dari arah Ciwaringin menuju Palimanan. Sesampainya di lokasi kejadian, mobil yang dikemudikan Rajib Nurul Fajar hendak menyalip kendaraan yang tidak diketahui identitasnya.

Nahas, saat menyalip, mobil Isuzu Pather diduga mengalami pecah ban belakang sebelah kanan, sehingga hilang kendali. Lalu menyerempet mobil truk yang tidak diketahui identitasnya.

Setelah menyerempet truk di sebelah kanan, sopir banting setir ke kiri, dan kembali hilang kendali. Kemudian oleng lalu menabrak bangunan gudang milik H Kardino. Akibatnya mobil mengalami ringsek di bagian depan.

“Mobil Isuzu Panther diduga mengalami pecah ban belakang sebelah kanan, sehingga oleng ke kanan nabrak truk yang belum diketahui identitasnya. Kemudian oleng lagi ke kiri dan menabrak tembok. Mobil truk melarikan diri, sedangkan korban ada yang meninggal dunia yakni Rajib Nurul Fajar. Dan ada yang mengalami luka berat Ahmad Hudori,” ujar kapolsek.

Kapolsek mengatakan, setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, langsung menuju ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban. Rajib yang meninggal dibawa ke RSUD Arjawinangun. Sedangkan Ahmad Hudori yang mengalami kritis dilarikan ke Rumah Sakit Sumber Waras Ciwaringin.

Sayangnya, Ahmad Hundori tidak mampu bertahan. Dia meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Sumber Waras.

“Mobil korban sementara kita evakuasikan ke Mapolsek Ciwaringin sebagai barang bukti lakalantas. Tadi kita juga mendapatkan kabar, kalau Ahmad Hundori yang mengalami kritis meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Sumber Waras Ciwaringin,” terangnya. (cep)

Yuk! Baca Juga, Berita Terkaitnya

Terkini Lainnya