Bank Indonesia Dorong Masyarakat Belanja di Pasar Tradisional

KomBis
Pasar Kanoman menjadi pemenang terbaik dalam lomba pasar Back to Traditional Market yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia.FOTO:SRI WAHYU NINGSIH/RADAR CIREBON

CIREBON–Bank Indonesia (BI) turut mendorong masyarakat untuk belanja di pasar tradisional. Upaya tersebut diwujudkan dengan mengadakan lomba pasar Back to Traditional Market. Lomba tersebut melibatkan pasar-pasar tradisional yang ada di Kota Cirebon. Kegiatan tersebut merupakan hasil kerjasama Bank Indonesia dan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Cirebon.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon M Abdul Majid Ikram mengungkapkan, kegaitan tersebut berdasarkan atas banyaknya pasar ritel modern yang seolah mengambil segmen market pasar tradisional. Selain itu, di era saat ini disinyalir ada keenganan masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional. Kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah. Khususnya mengenai pengendalian harga bahan makanan.

”Berdasar pengalaman, sebenarnya masyarakat saat ini unik. Masyarakat termasuk generasi milenial sudah kembali lagi ke basic, belanja di pasar tradisional karena ada hal-hal yang tidak didapat di pasar modern,” ujar pria yang akrab di sapa Majid tersebt.

Di sisi lain, bagi perbankan, menurutnya, pasar juga menjadi segmen yang potensial. Tidak hanya dari segi pembiayaan kredit, tetapi dari sisi transaksi non tunai. Bank dapat bekerja sama dengan pedagang dan pengelola pasar untuk bertransaksi secara non tunai. Hal tersebut senada dengan gerakan cash less society.

”Saat ini sudah ada yang transaksi di pasar cukup dengan scan QR Code. Nah, jadi bank bisa bekerjasama dengan pedagang atau pengelola agar transaksinya walaupun hanya puluhan ribu bisa langsung debit rekening,” jelasnya.

Ketua APPSI DPD Cirebon Agus Saputra menyambut positif inisiasi dari Bank Indonesia untuk mengajak masyarakat berbelanja di pasar tradisional. Diharapkan, kegiatan tersebut dapat berlangsung rutin setiap tahunnya dan diikuti oleh instansi-intansi lain.

”Pasar tradisional perlu dijaga, dikembangkan dan dipelihara karena memiliki rantai ekonomi yang luas. Maka, diharapkan bank turut mendukung pasar, ditambah dengan peran serta pemerintahan untuk mengajak belanja ke pasar tradisional,” papar Agus. (swn)