Baru Lahiran, Anak Punk Tega Buang Bayinya Sendiri

Insiden 24 jam
Petugas Polsek Sliyeg mengevakuasi bayi perempuan ke Puskesmas Sliyeg untuk mendapat perawatan. FOTO: POLSEK SLIYEG FOR RADAR INDRAMAYUPetugas Polsek Sliyeg mengevakuasi bayi perempuan ke Puskesmas Sliyeg untuk mendapat perawatan.FOTO: POLSEK SLIYEG FOR RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-Entah apa yang ada di benak SL (18), warga Desa Sudimampir Lor, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu sehingga tega meninggalkan bayi perempuan yang baru saja dilahirkannya di sudut pekarangan jalan Blok PLN Desa Sliyeg Lor Kecamatan Sliyeg. Keberadaan bayi itu membuat gempar warga sekitar, Kamis pagi (3/1).

Bayi itu ditemukan oleh warga, Inah (34) yang kebetulan melintas di jalan Blok PLN, Desa Sleman Lor, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu. Ketika melintas sekitar pukul 06.30 WIB, ia mendengar suara tangisan bayi. Penasaran, ia pun berkeliling mencari sumber suara. Dan benar saja, ia menemukan bayi perempuan yang masih merah di sudut jalan.

Ia pun kaget dan akhirnya meminta bantuan warga lain untuk mengevakuasi bayi dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sliyeg. “Ketika saya lihat, ternyata ada bayi tergeletak di sisi jalan. Saya langsung meminta bantuan warga untuk menyelamatkan bayi yang seperti baru dilahirkan karena masih merah,” ujar Inah.

Sementara, Kapolsek Sliyeg AKP Alka Nurani SH membenarkan temu bayi berjenis kelamin perempuan. Pihaknya menduga bayi sengaja ditinggalkan ibunya setelah malahirkan ketika kondisi jalan sepi. Setelah mendapat laporan dari warga adanya temu bayi petugas polsek datang ke lokasi dan membawa bayi dan orang tuanya ke Puskesmas Sliyeg untuk mendapat perawatan medis.

“Diduga ibu dari bayi merupakan anak punk. Ibu si bayi ditemukan berjarak beberapa meter dari lokasi temu bayi di jalan perbatasan Sliyer Lor dan Sliyeg dalam kondisi lemas. Ia langsung dibawa ke Puskesmas yang sama untuk mendapat perawatan,” tandasnya. (oni)