Begini Penjelasan Direktur RSUD Gunungjati soal Sopirnya Jadi Tersangka Pembunuhan

Insiden 24 jam
Erwin Saputra sopir direktur RSUD Gunung Jati sang pembunuhan Ruhyatun. FOTO: NURHIDAYAT/RADAR CIREBONErwin Saputra sopir direktur RSUD Gunung Jati sang pembunuhan Ruhyatun.FOTO: NURHIDAYAT/RADAR CIREBON

CIREBON-Direktur RSD Gunung Jati dr Bunadi MKM terkejut mendengar kabar pembunuhan Ruhyatun- penjual kopi di depan IGD RSD Gunung Jati, ternyata dilakukan Erwin Saputra. Pelaku, kata Bunadi, bekerja di rumah sakit yang dipimpinnya.

Sudah lebih dua tahun Erwin bekerja dengan status tenaga honorer yang ditempatkan sebagai sopir ambulans. “Dia (Erwin, red) penempatannya di ambulans. Saya hanya sewaktu-waktu membutuhkan, baru memanggilnya,” terang Bunadi saat dihubungi Radar Cirebon, Rabu malam (5/12).

Bunadi mengenal pelaku sebagai sosok yang ramah dan sopan. Tak ada perangai kasar ataupun bertindak kasar kepada rekan kerjanya. Perkiraannya, karena tekanan mental dan psikologis, membuat Erwin bertindak seperti itu. “Kita akan kooperatif bila diperlukan keterangannya oleh polisi. Kami juga menyerahkan kepada pihak yang berwajib untuk memproses kasus ini,” tukasnya. (gus)