Bentrok Antarwarga di Indramayu Terpicu Berita Hoax, Begini Awalnya

1664
AMAN: Aparat gabungan Polri dan TNI berjaga-jaga di Desa Curug, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, mengantisipasi bentrokan susulan. Foto: Komarudin/Radar Indramayu

INDRAMAYU – Sebanyak 90 rumah di Desa Curug, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, mengalami rusak berat. Kondisi itu akibat bentrokan antarwarga dengan tiga desa tetangga.

Aksi bentrokan antarwarga tersebut dipicu berita hoax. Hal itu diungkapkan Kapolres Indramayu, AKBP Eko Sulistyo Basuki SIK.

Menurutnya, kronologis kejadian itu berawal dari salah seorang pemuda mengalami kecelakaan tunggal saat mengendarai sepeda motor di Blok Bojong Desa Curug, Sabtu (7/1). Akibat kejadian itu, korban mengalami koma.

Korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Losarang, namun nyawanya tak tertolong, Selasa (10/1). Nah, entah dari siapa sumbernya, muncul isu bahwa korban meninggal akibat dikeroyok.

“Ditambah adanya status di salah satu akun Facebook yang ditulis akun bernama Kapang. Dalam satus itu dianggap menantang warga. Dari situ memicu amarah warga hingga akhirnya warga yang tergabung dari tiga desa melakukan penyerangan,” kata kapolres.

Eko mengatakan, pihaknya akan melacak akun tersebut. Karena diduga telah melakukan upaya provokasi. “Tim kami lagi menyelidiki dan nantinya akan mengamankan pemilik akun tersebut,” terangnya saat di lokasi kejadian, Selasa (10/1) malam.

Mantan Kapolres Cirebon Kota itu memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam aksi itu. Namun, sebanyak 90 unit rumah warga di Blok Bojong mengalami kerusakan.

Hingga Selasa (10/1) malam situasi di lokasi kejadian sudah kondusif. Meski demikian petugas tetap melakukan penjagaan. (kom)