Bikin Embarkasi Haji di Ciayumaja, Siapa yang Siap?

Kota Cirebon
ILUSTRASI
Menhub Budi Karya Sumadi (kanan) dan Gubernur Ridwan Kamil (kiri) berkunjung ke BIJB Kertajati. Keduanya optimistis Bandara Kertajati akan menjadi pilihan utama masyarakat. FOTO:AZIS MUHTAROM/RADAR MAJALENGKA
Menhub Budi Karya Sumadi (kanan) dan Gubernur Ridwan Kamil (kiri) berkunjung ke BIJB Kertajati. Keduanya optimistis Bandara Kertajati akan menjadi pilihan utama masyarakat.
FOTO:AZIS MUHTAROM/RADAR MAJALENGKA

Sebelumnya, Bupati Majalengka Karna Sobahi mengaku siap menghibahkan aset pemkab untuk kebutuhan penyediaan lahan pembangunan embarkasi. Hal ini tentunya menjadi peluang tersendiri bagi Kabupaten Majalengka agar embarkasi bisa membawa dampak positif bagi kemajuan daerah dan masyarakat di sekitarnya.

Embarkasi selain digunakan untuk persinggahan jamaah haji sebelum terbang dan pulang dari Tanah Suci, juga dapat digunakan untuk kegiatan lainnya. Seperti wisata religi, gedung kegiatan diklat, balai pertemuan, dan lain sebagainya. Sehingga di sekitarnya akan tumbuh aktivitas perekonomian yang mana masyarakat sekitar lokasi akan mendapat manfaatnya.

“Kalau menghitung kebutuhan itu (embarkasi, red) 5-10 hektare. Sudah kita siapkan itu (hibahkan aset, red). Bahkan harus, jangan sampai peluang ini lepas,” ujarnya, saat mendampingi kunjungan Menhub Budi Karya Sumadi dan Gubernur Ridwan Kamil di BIJB Kertajati, Rabu lalu (9/1).

Saat kunjungan itu, Menhub Budi Karya Sumadi memang  menyarankan agar keberadaan embarkasi nantinya tidak jauh dari lokasi bandara. Menhub sendiri lebih condong agar embarkasi haji didirikan di wilayah Kertajati atau di Cirebon. “Kalau saya pribadi di Kertajati atau di Cirebon. Yang jelas tidak jauh dari sini (dari BIJB Kertajati),” kata Budi.

Terkait pendirian embarkasi, paling tidak dalam lima bulan ke depan sudah siap dibangun. “Saya dan gubernur ini sama-sama arsitek. Kita lihat saja lima bulan lagi. Sebelum musim haji itu sudah berdiri,” ungkap Menhub Budi.

Gubernur Ridwan Kamil mengatakan ada usulan yang masuk dari daerah yang menginginkan agar didirikan embarkasi haji di wilayahnya. Semua itu sedang dalam kajian dan belum diputuskan. Beberapa usulan antara lain di Majalengka atau dekat Kertajati. Ada juga bangunan eks aset Pemprov Jabar yang saat ini dikelola Pemkot Cirebon. Yakni bangunan eks asrama haji atau lebih dikenal sebagai gedung Pusdiklatpri.

Halaman: 1 2 3 4