BKPPD Tetap Optimis Formasi Terisi

Kota Cirebon
ilustrasi-pnsILUSTRASI-PNS

CIREBON-Pelaksanaan Ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS), rampung dilaksanakan. Ribuan peserta yang mengikuti ujian dengan computer assisted test (CAT) dinaungi pesimisme. Lantaran tingkat kesulitan soal, dan tingginya passing grader.

Namun tidak bagi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD). Formasi yang sudah dibuka, optimis bakal terisi. Kepala BKPPD Drs H Anwar Sanusi MSi mengatakan, seleksi CPNS ini berjalan fair. Hasilnya juga terpampang begitu peserta selesai mengerjakan tes. “Ketentuannya memang begitu. Kita berharap hasilnya sesuai harapan,” ujar Anwar.

Sesuai dengan ketentuan Permenpan-RB 36/2018, hasil ujian SKD seluruh peserta yang telah selesai mengikuti tes pada setiap sesi pelaksanaannya, ditampilkan pada layar monitor. Yakni pada waktu pelaksanaan SKD setiap harinya.

Hasil SKD tersebut secara keseluruhan akan diumumkan kembali di website BKPPD Kota Cirebon, setelah pelaksanaan ujian bagi seluruh peserta. Kemudian dari hasil SKD tersebut akan ditentukan paling banyak 3 tiga kali jumlah kebutuhan formasi masing-masing jabatan berdasarkan peringkat nilai SKD yang mencapai atau melampaui nilai ambang batas kelulusan (passing grade).

Peserta yang ditentukan Lulus SKD akan ditetapkan dengan keputusan Ketua Panitia Seleksi Daerah Kota Cirebon, sebagai peserta yang mengikuti mengikuti tahap seleksi berikutnya yaitu Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Terkait adanya permasalahan di wilayah lain mengenai tata cara seleksi, Anwar tetap berpedoman pada peraturan yang berlaku. Selama peraturan itu belum dicabut, itu yang dipakai. Formasi jabatan yang tersedia, dia meyakini akan terisi oleh para peserta yang ikut seleksi.”Kita lihat saja hasilnya, Alhamdulillah seleksi ini sudah berjalan dengan lancar,” tuturnya.

Seperti diketahui, Kota Cirebon membuka 276 formasi untuk CPNS. Dengan kebutuhan 49 guru dan 92 guru kelas. Sedangkan untuk medis yang dibutuhkan 16 apoteker, 23 dokter umum, tiga dokter gigi, 10 dokter spesialis, 17 perawat, empat tenaga rekam medis, dan 13 pranata laboratorium.

Sementara jumlah tes CPNS Kota Cirebon sendiri, diikuti sekitar 5 ribuan peserta. Mereka sudah menuntaskan tes SKD. Yang terdiri dari tiga jenis materi utama yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Jumlah total tes SKD sebanyak 100 butir soal terdiri dari 35 soal TWK, 30 soal TIU, dan 35 soal TKP. Masing-masing soal untuk TWK dan TIU memiliki bobot 5 untuk jawaban benar dan 0 untuk jawaban yang salah. Sedangkan untuk TKP memiliki bobot nilai 1-5.

Menurut BKN, ambang batas atau passing grade Formasi Umum adalah 75 poin TWK, 80 poin TIU, dan 143 TKP. Atau setidaknya peserta tes menjawab dengan benar 15 soal TWK, 16 soal TIU dan 29 soal TKP yang berbobot 5.  (gus)