Bukit Lawang, Lukisan Dalam Tebing

205
MENJULANG DAN EKSOTIS: Tebing Bukit Batu Lawang di Desa Cupang, Kecamatan Genpol, Kabupaten Cirebon sering digunakan untuk arena panjat tebing. ILMI YANFA UNAS/RADAR CIREBON

BINGUNG mau nyari tempat wisata murah? Batu di Bukit Lawang di Desa Cupang Kecamatan Gempol Kabupaten Cirebon bisa jadi referensi. Meskipun lokasinya berada di pelosok Kabupaten Cirebon, namun keindangan alam Batu Lawang tidak perlu diragukan lagi.

Potensi alam yang mempersona berada di sana. Sebuah bukit batu mempunyai lukisan alam yang bernilai seni tinggi. Di tempat tersebut pengunjung bisa melepas kepenatan pikiran di sela kesibukan sehari-hari.

Untuk menuju Batu Lawang, belum ada jalur dari wilayah Kabupaten Cirebon. Ke lokasi Batu Lawang harus melalui daerah tetangga, Kabupaten Majalengka. Akses masuk menuju Desa Cupang sangat jauh dari jalan raya, sekitar 7 kilometer.

Meskipun aksesnya cukup jauh, ketika sampai di lokasi rasa lelah terbayar dengan pemandangan indahn gugusan Bukit Batu Lawang dengan ukiran sangat indah. Begitupun dengan biaya masuk terbilang sangat murah. Cukup bayar Rp3.000 saja, pengunjung bisa menikmati keindahan sepuasnya.

Pengelola Batu Lawang, Trisna Danureja SPd MP mengatakan, keindahan pesona Batu Lawang sudah terkenal hingga ke berbagai wilayah. “Banyak sekali yang berkunjung. Tidak hanya  dari sekitar sini saja. Mereka sangat menikmati pemandangan Batu Lawang dengan berswafoto,” ujarnya.

Trisna mengakui, jumlah pengunjung tidak stabil. “Kalau Senin sampai Jumat pengunjungnya sedikit. Tapi kalau weekend atau hari libur, pengunjungnya lebih dari hari biasa,” katanya.

Trisna menegaskan, berbagai acara bisa dilakukan pengunjung di Batu Lawang. Ada yang sekadar berswafoto saja. Ada yang berkemah seperti pramuka dan lainnya. Ada juga yang panjat tebing,” ujarnya.

Di Bukit Lawang ada beberapa jenis tebing batu dengan lukisan berbeda. Ada yang eksotis bermotof jalur melingkar. Ada juga batu tak beraturan dalam satu bukit. Setiap sekat batu memiliki tonjolan yang berbeda.

Untuk Tebing Cupang, memiliki ketinggian 23–30 meter dan lebar sekitar 50 meter dengan jenis batuan andesit dan memiliki empat jalur pemanjatan yang dibuat pada tahun 1993-an oleh tim dari Bandung dan FPTI Cirebon. Lokasi Tebing Cupang inilah yang paling banyak dipakai oleh pemanjat di wilayah III Cirebon.

Lalu ada Tebing Lawang. Dalam Bahasa Jawa artinya pintu. Memiliki ketinggian beragam, mulai dari 30 meter sampai 100 meter lebih dan memiliki lebar kurang lebih 200 meter dengan jenis batuan andesit. Dinamakan Tebing Lawang karena dari bentuk tebing yang mirip dengar pintu rumah zaman dulu. Lokasi Tebing Lawang ini berada di Gunung Jaya, persis berada di belakang Tebing Cupang. Tebing Lawang belum lama ini telah dibuat jalur pemanjatan oleh Tim Merah Putih dan Komunitas Panjat Tebing Cirebon (Mapala, OPA, dan Sispala) sebanyak empat jalur pemanjatan. Di Gunung Jaya sendiri terdapat wisata religi Situs Sunan Bonang yang selalu ramai dikunjungi oleh masyarakat sekitar wilayah Cirebon dan luar daerah. (den)