Bunderan Kadipaten Jadi Titik Rawan Macet selama Ramadan

MACETMASIH LENGANG: Kodisi Bunderan Kadipaten yang menjadi salah satu jalur rawan macet, saat masuk Ramadan. ANWAR BAEHAQI/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA – Pengawasan arus lalu lintas di Kabupaten Majalengka akan diperketat selama Ramadan. Hal itu diungkapkan KBO Satlantas Polres Majalengka, Iptu Erik Risnandar. Langkah itu ditempu dalam upaya menciptakan kemanan dan kelancaran lalu lintas.

Bahkan, kata Erik, pos-pos petugas yang nanti akan menjadi lokasi pengamanan lalu lintas akan disertai pasukan bersenjata lengkap. Namun, hal itu belum ada kepastian. “Saat ini kita masih menunggu. Tapi yang jelas di bulan Ramadan pengawasan dan pengamanan arus lalu lintas akan diperketat,” ungkapnya kepada Radar Majalengka.

Saat ditanya beberapa titik kerawanan macet yang ada di Kabupaten Majalengka, Erik menjelaskan, hanya ada satu lokasi yang menjadi titik rawan kemacetan. Lokasinya ada di sekitar bunderan atau simpang empat di Kecamatan Kadipaten.

“Sedangkan sisanya tidak terlalu menjadi titik kerawanan macet. Karena potensi kemacetan di wilayah lain seperti Jatiwangi dan Sumberjaya, jaraknya hanya satu Minggu sekali. Itu pun karena ada aktivitas pasar tumpah di wilayah tersebut,” jelasnya.

Erik menyebutkan, petugas akan menerapkan sistem rekayasan lalu lintas di wilayah yang rawan kemacetan. Caranya, menutup bunderan dan memindahkan ke jalaur yang lain.

“Itu saat ini tengah diupayakan bersama petugas lainnya seperti dinas perhubungan dan pemerintah setempat. Dengan tujuan agar arus lalu lintas bisa tetap normal dan terhindar dari kemacetan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Yusanto Wibowo menambahkan bahwa saat ini pengawasan lalu lintas tengah ditingkatkan. Bahkan, beberapa fasilitas rambu-rambu lalu lintas yang saat ini dalam kondisi rusak akan diperbaiki.

Tujuannya, kata Yusanto, agar arus lalu lintas bisa terkendali dan normal. “Bahkan, pemeriksaan kendaraan umum juga akan kami lakukan dengan tujuan untuk meminimalisir kasus kecelakaan,” tambahnya. (bae)