Bupati Anna Ingin Seluruh Jalan Dibeton

1350
Salah satu ruas jalan beton di Desa Kaplongan Kecamatan Kedokanbunder. Foto: UTOYO PRIE ACHDI/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU–Pembangunan infrastruktur masih menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Indramayu. Bupati Indramayu Hj Anna Sophanah mengatakan, betonisasi jalan merupakan solusi untuk mengatasi rusaknya jalan.

Karena jalan beton lebih tahan air dibandingkan aspal atau hotmix. Apalagi untuk wilayah Indramayu yang kondisi tanahnya labil, betonisasi jalan sangat tepat. “Memang pembangunan jalan beton biayanya lebih mahal, tapi manfaatnya juga sebanding dan lebih tahan lama. Jadi saya menginginkan seluruh jalan di Indramayu dibeton,” tegas bupati.

Bupati mengungkapkan, dari total jalan kabupaten sepanjang 817,38 kilometer yang dimiliki Kabupaten Indramayu, saat ini baru sepanjang 300,347 kilometer yang dibeton. Meski demikian, menurutnya itu juga sudah melebihi target awal yaitu melakukan betonisasi sepanjang 100 kilometer. “Target kita dulu kan 100 kilometer bisa dibeton, tapi ternyata sekarang malah sudah di atas 300 kilometer, dan kedepan saya ingin seluruhnya dibeton” tandasnya.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Didi Supriadi ST mengatakan, biaya untuk pembangunan jalan beton memang lebih mahal dibandingkan aspal/hotmix. Dikatakan, untuk membangun jalan beton dibutuhkan anggaran Rp4 miliar sampai Rp4,5 miliar per kilometer. “Memang cukup besar, tapi sebanding dengan manfaatnya. Yang pasti akan kita lakukan secara bertahap sesuai program bupati,” ujarnya.

Sementara Ketua DPRD Indramayu H Taufik Hidayat SH MSi sangat mendukung upaya pemkab Indramayu untuk melanjutkan program betonisasi jalan. Bahkan bukan hanya jalan kabupaten, namun juga jalan poros dan jalan lingkungan juga diharapkan bisa dibeton. “Kami dari DPRD tentunya sangat mendukung dan siap menganggarkan untuk pembangunan infrastruktur, termasuk betonisasi jalan,” ujarnya. (oet)