Bupati Sunjaya Genjot Perbaikan Infrastruktur

556
PROYEK: Bertepatan di Hari Jadi ke-535 Kabupaten Cirebon, Bupati Sunjaya Purwadisastra menandatangani 10 prasasti proyek secara simbolis yang dibangun di tahun 2016, Minggu (2/4). Foto: Cecep/radarcirebon.com

CIREBON – Minggu (2/4) merupakan Hari Jadi ke-535 Kabupaten Cirebon. Di usia yang ke-535, Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra dan Wakil Bupati Tasiya Soemadi bertekad untuk terus menggenjot pembangunan infrastruktur.

Selama kepemimpinan Bupati Sunjaya, Kabupaten Cirebon berubah menjadi kabupaten yang maju. Berbagai pembangunan terus dilakukan. Sehingga infrastruktur di Kabupaten Cirebon bertahap dan berangsur-angsur menjadi lebih baik.

Infrastruktur merupakan kunci utama dalam memajukan perekonomian dan kesejahteraan warga. Sehingga ketika infrastruktur sudah dalam kondisi baik, maka perekonomian warga pun akan membaik.

Pada kepemimpinan Bupati Sunjaya, program pemberdayaan masyarakat terus digenjot, termasuk mendatangkan investor. Sehingga bisa mewujudkan zona industri di Kabupaten Cirebon. Jika zona industri terwujud, maka angka pengangguran di Kabupaten Cirebon bisa ditekan sedemikian rupa.

“Di tahun 2017 ini, saya terkonsentrasi pada infrastruktur jalan. Karena infrastruktur jalan sangat penting dan utama yang mudah sekali dirasakan masyarakat,” ujar Sunjaya kepada Radar, Sabtu (1/4).

Sunjaya menjelaskan, selama kepemimpinannya, banyak infrastruktur yang dibangun dan diperbaiki. “Di tahun 2014, 2015 dan 2016 baru menyelesaikan kurang lebih 40 persen jalan di Kabupaten Cirebon dari 75 persen jalan yang rusak. Maka di tahun 2017, setidak-tidaknya 15 persen itu harus bisa kita selesaikan,” bebernya.

Tidak hanya di bidang infrastruktur jalan, bidang pertanian pun menjadi sasaran pembangunan. Dia berharap, pembangunan yang dilakukannya bisa dirasakan dan dimanfaatkan warga.

“Jadi intinya pembangunan-pembangunan di Kabupaten Cirebon betul-betul dirasakan secara maksimal,” ujarnya.

Pihaknya sangat yakin jika RTRW sudah disahkan, maka akan banyak investor yang akan berinvestasi di Kabupaten Cirebon. Terlebih menurutnya, banyak sekali investor yang menanyakan kapan Perda RTRW selesai diparipurnakan.

“Kalau RTRW selesai, saya yakin investasi akan membludak di Kabupaten Cirebon. Kita ingin menjadikan metropolitan Cirebon Raya. Metropolitian Cirebon Raya sudah masuk dalam kategori RTRW yang sudah ditentukan,” ungkapnya.

Begitupun dengan pembangunan dalam bidang pendidikan, pihaknya terus mewujudkan pendidikan yang bermutu bagi masyarakat. “Sekarang kita bangun sekolah-sekolah SMA yang ada di perbatasan. Sekolah-sekolah juga sudah kita perbaiki. Guru-guru juga kita berikan insentif dan hadiah-hadiah,” ujarnya. (den)