Bus Citros Diharapkan Genjot Sektor Pariwisata

Metropolis

CIREBON-Jelang akhir tahun, Cirebon akan menerima sebuah kendaraan wisata kota yang diberi nama Cirebon Tourism on Bus (Citros). Bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut diharapkan bisa mendongkrak sektor pariwisata.

Terkait nama, Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Dikri Hopiyana mengatakan, masih ada beberapa opsi yang akan dipilih. Selain Citros, masih menggodok nama lainya untuk kendaraan tersebut. Diantaranya Docang atau Dolanan Kreatif Wong Cirebon. “Kita ingin ada aspek muatan lokal,” ujar Dikri kepada Radar Cirebon.

Bus bantuan dari CSR Bank BJB tersebut, rencananya akan diterima pada tanggal 28 Desember. Sementara operasionalnya sendiri akan diserahkan kepada Organisasi Angkutan Daerah (Organda) Cirebon, melalui Koperasi Warga Angkutan Cirebon (Kwatron).  Diharapkan dengan kehadiran Citros akan menambah jumlah kunjungan wisatawan yang datang ke wilayah Cirebon, baik kota maupun kabupaten.

Di tempat terpisah, Ketua Organda Cirebon, Karsono SH MH menjelaskan, Citros ini nantinya memiliki kapasitas 30 penumpang. Bakal dikemudikan oleh seorang supir yang akan digaji secara khusus. Juga didampingi oleh seorang guide.

Penumpang yang akan menaiki bus ini akan dikenakan biaya sebesar Rp5-10 ribu. Sistem pembayarannya dengan uang elektronik, di mana nantinya perusahaan operasional akan bekerja sama dengan beberapa bank.

Bus ini akan didatangkan dari perusahaan karoseri di Cimahi. Dalam operasionalnya nanti, ada beberapa halte yang disiapkan. Seperti Makam Sunan Gunung Jati, Keraton Kasepuhan, Keraton Kanoman, Goa Sunyaragi, dan Sentra Batik Trusmi.

Detelah kehadiran citros, di tahun 2019 akan ada beberapa armada lagi yang akan didatangkan. Selain itu juga tidak menutup kemungkinan Bus Citros bisa diopersionalkan dengan sistem carter. (awr-mg)