Cari Solusi, Wawali Ajak SKPD Bahas CFD Jl Siliwangi

Ruang gerak warga yang mengikuti senam pagi di CFD Jl Siliwangi kian terbatas dengan kehadiran pedagang, Minggu (10/2). Saat ini, tidak ada pembatas yang jelas antara ruang terbuka dan kegiatan ekonomi. FOTO:FORMI FOR RADAR CIREBON
Ruang gerak warga yang mengikuti senam pagi di CFD Jl Siliwangi kian terbatas dengan kehadiran pedagang, Minggu (10/2). Saat ini, tidak ada pembatas yang jelas antara ruang terbuka dan kegiatan ekonomi. FOTO:FORMI FOR RADAR CIREBON

CIREBON–Sedikitnya 35 ribu warga memenuhi Jl Siliwangi, Minggu (18/12). Mereka menggunakan batik dan sarung. Dalam acara Jalan Santai Batik Sarungan. Yang menjadi salah satu rangkaian acara peringatan Hari Jadi ke-640 Kota Cirebon.

Acara ini juga dibarengi pencanangan Jalan Siliwangi sebagai kawasan bebas kendaraan setiap hari Minggu (car free day). Beberapa bulan berselang, tepatnya 19 April 2010, pemerintah kota menjadikan CFD sebagai wahana me-launching Branding Pariwisata Kota Cirebon; The Gate of Secret. Selepas itu, tak terhitung acara yang dihelat pemerintah kota maupun instansi lain. Memanfaatkan keramaian masyarakat.

Sementara Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI), aktif mengisi konten hari bebas kendaraan. Lewat beragam kegiatan. Termasuk senam pagi.  Hampir sepuluh tahun berselang, acara mingguan ini tak pernah dapat sentuhan. Berkembang tanpa arah. Hingga akhirnya menjadi kesemerawutan.

Salah satu inisiator CFD Indonesia Ahmad Safrudin mencoba mengingatkan kembali kepada masyarakat mengenai tujuan awal CFD. Yang sebenarnya adalah pembentuk character building untuk mengurangi pencemaran udara, mengurangi kemacetan, dan untuk penghematan BBM.

Halaman: 1 2 3 4

Yuk! Baca Juga, Berita Terkaitnya

Terkini Lainnya