Lintas Berita

Butuh Perhatian Pemerintah

Korban Banjir Belum Terima Bantuan PANGENAN – Warga Blok Warudoyong, Desa Astanamukti, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, yang menjadi korban banjir pada Jumat (24/4) lalu, merasa kurang diperhatikan pemerintah. Hal itu disebabkan sampai kemarin (25/4), belum mendapat bantuan apapun dari Pemkab Cirebon. Kusnadi warga desa setempat kepada Radar Cirebon mengaku, dirinya beserta warga lainnya hingga kemarin
Posted by:
Okri riyana/radar Cirebon
BERLUBANG: Jembatan Bandorasa Kidul di Kelurahan Kaliwadas, Kecamatan Sumber, terlihat berlubang. Hingga Jumat (24/4), kondisi kerusakan belum ada tindakan untuk perbaikan.

Sudah Tiga Bulan, Jembatan Kaliwadas Bolong

SUMBER – Jembatan Bandorasa Kidul di RT 01 RW 06 Kelurahan Kaliwadas, Kecamatan Sumber, rusak parah. Salah satu sisi jembatan berlubang besar dan tidak bisa dilintasi kendaraan. Kerusakan jembatan tersebut sudah terjadi sejak awal tahun 2015, namun hingga kini tidak kunjung diperbaiki. Kini sisa jembatan yang bisa dilintasi hanya untuk satu kendaraan. Salah seorang warga,
Posted by:

April  untuk Chairil

Oleh: Fathan Mubarak April kita: selamat Hari Nelayan Indonesia, selamat Hari Kesehatan Sedunia, selamat Hari Kartini, selamat Hari Bumi, selamat Hari Buku, selamat Hari Angkutan Nasional, dan bagi para penikmat sastra: selamat Hari Mengenang Penyair Chairil.   Andai saya tak hidup di Indonesia, tentu saya akan mengucapkan selamat hari yang ngaeng-ngaeng, seraya ikut merayakannya dengan
Posted by:

Akui Hasil Program Database Nihil

Harusnya Pendataan Berbasis Desa tapi Tak Terealisasi SUMBER – Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cirebon M Syafrudin tidak menampik tudingan pansus 1 DPRD Kabupaten Cirebon soal program pemutakhiran database yang tidak memiliki output. Pasalnya, program pemutakhiran database di disdukcapil yang berjalan tahun 2013 itu seharusnya menghasilkan data kependudukan berbasis desa. Namun hingga saat
Posted by:

Tonggeret

Oleh: A. Haris Maulana Kriiiiiiiik….! Kriiiiiiiik…..! Kriiiiiik……! Kriiiiiik…..! Bunyi suara itu terdengar sangat panjang. Mungkin bagi sebagian orang, bunyi itu terasa membuat bising gendang telinga. Maklum suaranya keras dan berkepanjangan. Namun bagiku, bunyi itu terasa menyejukkan, sesejuk pagi hari di pedesaan, dan membuatku terkenang pada masa lalu. Kehidupan di desa, tempat lahirku dulu. Sinar mentari
Posted by:
DIKHITAN: Seorang anak disunat dokter saat mengikuti khitanan masal yang digelar Fatayat NU Kabupaten Cirebon di Gedung NU Sumber, Jumat (24/4).
OKRI RIYANA/ RADAR CIREBON

Khitanan Masal Warnai Harlah Fatayat NU

SUMBER - Sebanyak 37 anak mengikuti khitanan masal yang digelar Fatayat NU Kabupaten Cirebon di Gedung NU Sumber, Jumat (24/4). Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-65 Fatayat NU. Ketua Pelaksana Harlah ke-65 Fatayat NU, Yeni Ainul W menjelaskan, khitanan tersebut dilakukan untuk masyarakat Kabupaten Cirebon. Khitanan masal dipilih sebagai salah
Posted by:

Hati-hati Bakso Berpengawet

Disperindag Bakal Gelar Razia KUNINGAN- Sejumlah perajin bakso di Kuningan sudah dua minggu ini mengeluh terkait maraknya bakso kemasan yang masuk ke pasar tradisional. Bakso kemasan tersebut disinyalir menggunakan bahan pengawet sehingga bisa tahan lama. Sedangkan bakso perajin lokal paling kuat dua hari. “Saya minta Disperindag Kuningan untuk turun ke pasar. Sebab, kalau dibiarkan kami
Posted by:
TATANG ASHARI/RADAR KUNINGAN
POSE BERSAMA: Ratusan pendaki putri berpose bersama Bupati Hj Utje sebelum melakukan pendakian Gunung Ciremai, Jumat (24/4).

Pendaki Putri Rengkuh Ciremai

KUNINGAN – Hari Kartini masih terus diperingati. Ratusan pendaki putri bergerak naik Gunung Ciremai sebagai bentuk memaknai semangat perjuangan pahlawan emansipasi wanita ini, Jumat (24/4). Mereka resmi dilepas oleh Bupati Kuningan Hj Utje Ch Suganda di Pandapa Paramarta. Pendakian Ciremai ini dikawal para pendaki senior Kuningan, seperti Boy Sandi Kartanegara, Nuryaman, dan lain-lain. Ikut melepas
Posted by:
UTOYO PRIE ACHDI/RADAR INDRAMAYU
SERING MENYULUT KONFLIK: Nelayan di kawasan pantura mengeluhkan adanya sebagian nelayan yang masih menggunakan jaring arad atau pukat harimau. Pasalnya penggunaan jaring tersebut seringkali merusak alat tangkap nelayan yang ada di sekitarnya.

Pukat Harimau Bikin Resah Nelayan

Sering Jadi Penyebab Konflik di Laut INDRAMAYU– Jaring arad atau yang dikenal juga dengan pukat harimau benar-benar membuat resah nelayan di kawasan pantura Indramayu. Penggunaan jaring arad saat melaut kerap membuat nelayan terlibat konflik di laut. “Sebagian nelayan di Indra­mayu memang masih ada yang menggunakan jaring arad, mes­ki jumlahnya sedikit,” ujar Ketua Serikat Nelayan Tra­disional
Posted by:

Hanya Kebagian 30 Persen

KUNINGAN –Waduk Ci­leu­­­weung yang mencakup Keca­matan Cibeureum dan Karangkancana, airnya hanya bisa dinikmati oleh warga Kuni­ngan sebesar 30 persen nantinya. Namun cukup banyak keun­tungan lain yang dapat dipe­roleh Kuningan terutama dari sektor pariwisata dan per­tum­buhan ekonomi masyarakat. Bupati Hj Utje Ch Suganda MAP menegaskan, tidak ada gejolak masyarakat dalam proses pembangunan proyek raksasa pembangunan Waduk
Posted by: