Lintas Berita

Jokowi-JK 50,22% vs Praja 54,83%

KUNINGAN – Fenomena perbedaan hasil perolehan suara di tingkat nasional, rupanya merembet ke tingkat daerah. Ini terjadi di Kabupaten Kuningan. Masing-masing timses yang melaksanakan penghitungan real count secara cepat mengklaim unggul dalam perolehan suara. “Jokowi-JK unggul 50,22 persen, sisanya Prabowo-Hatta. Ini hasil sementara karena update data masih berlangsung,” sebut Ketua Timses Jokowi-JK di Kuningan, Nuzul
Posted by:

Sutrisno : Ada Serangan Fajar

MAJALENGKA–Ketua koordinator pemenangan capres-cawapres Ir H Joko Widodo-Drs H M Jusuf Kalla, H Sutrisno SE MSi mengatakan ada beberapa Kecamatan diketahui terjadi money politi cs (politik uang) menjelang detik-detik penyelenggaraan pemungutan suara. Hal tersebut disampaikan Sutrisno usai memberikan hak pilihnya di Desa Ligung Lor, Kecamatan Ligung, kepada sejumlah wartawan, kemarin (9/7). Kendati pantauan sampai dini
Posted by:

Polisi Bantu Warga Sakit Datangi TPS

KADIPATEN-Peran jajaran kepolisian di Polres Majalengka dalam mensukseskan pilpres Rabu (9/7), tidak hanya mengamankan pelaksanaan Pilpres, tapi juga ikut membantu warga yang memiliki kekurangan fisik untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS). Seperti yang dilakukan Kasat Binmas Iptu Baban Kusbandi beserta anggota Polsek Kadipaten di Desa Cipaku Kecamatan Kadipaten yang ikut membantu Lasma (71) warga
Posted by:

Saling Klaim Kemenangan

MAJALENGKA – Masing-masing tim pemenangan calon presiden/wakil presiden (capres) di Majalengka saling klaim kemenangan atas proses pemungutan dan penghitungan suara pemilu presiden (pilpres) yang digelar serentak termasuk di Majalengka, Rabu (9/7). Dari kubu tim pemenangan pasangan capres nomor urut satu Prabowo-Hatta mengklaim keunggulan mereka atas hasil real count versi tim koalisi merah putih, menempatkan capres
Posted by:

KPU Musnahkan Logistik Tak Terpakai

INDRAMAYU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indramayu melakukan pemusnahan sejumlah logistik yang tidak terpakai pada pilpres 2014, Selasa (8/7) malam. Barang-barang yang dimusnahkan diantaranya surat suara yang rusak (438 lembar), Formulir model C1-PPWP (4.160 lembar), Formulir model C1-PPWP dan Lampiran C1-PPWP (1.877 lembar), dan Formulir C1-PPWP Plano (876 lembar). Pemusnahan dilakukan langsung di halaman KPU
Posted by:

Prabowo-Hatta Unggul di “TPS Yance”

INDRAMAYU – Bupati Indramayu, Hj Anna Sophanah, menggunakan hak suaranya di TPS 01 Kelurahan Margadadi, Indramayu, Rabu (9/7). Bupati hadir bersama suaminya, DR H Irianto MS Syafiuddin (Yance), serta anak-anak, menantu, dan cucu. Tampak H Daniel Mutaqien ST beserta istri dan adiknya, Dini Yuniarti Syafianna SE dan suami. Mengenakan baju warna putih dan bawahan hitam,
Posted by:

Mayat Bayi Ditemukan Tewas di TPS 03 Plumbon

PLUMBON- Petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) calon presiden dan wakil presiden digegerkan dengan penemuan mayat bayi perempuan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 03 Blok Jonggrang, Desa/Kecamatan Plumbon, Rabu (9/7). Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Radar di lokasi, mayat bayi ditemukan tewas sekitar pukul 06.00 WIB oleh anggota KPPS TPS 03 saat hendak menyiapkan sejumlah
Posted by:

Wabup Diduga Kurang Berkenan

LOSARI- Kebijakan open bidding yang diterapkan Bupati Cirebon, Drs H Sunjaya Purwadi, diduga kurang mendapat dukungan dari Wakil Bupati, H Tasiya Soemadi Al Gotas. Wakil Bupati Cirebon H Tasiya Soemadi tidak begitu antusias menjawab pernyataan soal pelaksanaan open bidding. Pihaknya justru menyerahkan sepenuhnya kepada bupati selaku kepala daerah. “Komunikasi sih ada, ya hanya sebatas saran.
Posted by:

Open Bidding Harus Dikaji Ulang

DEPOK– Ketua DPRD Kabupaten Cirebon berencana akan menjadwal kembali pemanggilan atau mengundang tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kabupaten Cirebon terkait klarifikasi pelaksanaan open bidding yang tengah berlangsung saat ini. “Kita akan agendakan lagi, sebab pada awal pekan lalu agenda di DPRD cukup padat. Kemudian agenda Pemerintah Kabupaten Cirebon menjelang pemilu pun cukup padat
Posted by:

Pencairan Gaji Ke-13 Tunggu Perpres

KEJAKSAN- Para PNS di lingkungan Pemkot nampaknya harus bersabar untuk bisa menerima gaji ketigabelas. Hingga saat ini, pencairan tersebut belum bisa dilakukan lantaran pemkot masih menunggu peratuan presiden (perpres) mengenai gaji ketigabelas, dan juga peraturan menteri keuangan. Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon Drs Asep Dedi MSi. Sekda mengaku masih belum bisa memprediksi
Posted by: