Cikadongdong River Tubing , Wisata Arung Jeram di Majalengka

Go Traveler
Para pengujung menikmati River Tubing di Sungai Cikadongdong, Desa Payung, Kecamatan Rajagaluh. FOTO: DOK.RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA- Salah satu potensi alam yang dikembangkan anak-anak muda Desa Payung, Kecamatan Rajagaluh, menjadi jagoan baru objek wisata di Kabupaten Majalengka. Objek wisata tersebut adalah River Tubing di Sungai Cikadongdong, perbatasan Desa Payung dengan Desa Teja Kecamatan Rajagaluh.

Sungai Cikadongdong amat jernih dan berhulu di Gunung Ciremai. Dengan arus yang tidak begitu kencang, terdapat beberapa lokasi jeram yang dimanfaatkan anak muda Desa Payung untuk dijadikaan wahana wisata baru. Untuk akses ke lokasi cukup mudah. Jika naik kendaraan umum, bisa naik elf atau angkot menuju Terminal Rajagaluh. Kemudian naik kendaraan pick up. Setelah sampai di Desa Payung, kemudian jalan kaki sekitar 5 menit menuju garis start River Tubing.

Untuk tarifnya, cukup membayar Rp20.000 per orang untuk weekday. Untuk weekend, Rp25.000 per orang. Biaya tersebut sudah termasuk HTM, life guard, alat pelindug diri (APD), teh manis, dan sewa ban. Kepala Bidang Pengelolaan Industri Pariwisata pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Majalengka Mumuh Muhidin SH mengungkapkan, banyak manfaat yang bisa dirasakan saat River Tubing. Di antaranya untuk meningkatkan kebersamaan, kekompakan, dan belajar mencintai alam dengan menjaga kebersihan sungai. “Saat ini River Tubing menjadi sebuah wisata yang sangat diminati wisatawan lokal maupun mancanegara,” ungkapnya.

Dirinya menjelaskan, River Tubing di Sungai Cikadongdong menempuh jarak sekitar 250 meter dengan dua tahap dengan tantangan berbeda. Tahap pertama, menempuh jarak 50 meter dengan tantangan yang ringan karena arus dan jeram yang dilalui relatif landai sehingga cocok untuk pemula. Start dimulai dari pertemuan dua aliran sungai hingga daerah nusa, yaitu daratan yang terletak di tengah-tengah aliran Sungai Cikadongdong.

Tahap kedua, paling menantang. Dengan jarak paling jauh sekitar 200 meter, aliran Sungai Cikadongdong berkelok dan memiliki banyak jeram.  “Di jalur kedua ini, kita akan melewati jembatan jalan penghubung Desa Payung dan Desa Teja. Lalu akhirnya berhenti di garis finis yang memiliki aliran sungai landai,” jelasnya.

BIJB Berfungsi, Pemkab Buka Travel Wisata

River Tubing di Sungai Cikadongdong belum diketahui semua orang. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka H Gatot Sulaeman AP MSi mengatakan, kualitas infrastruktur dan pengelolaan di bidang pariwisata akan ditingkatkan. Yang terdekat adalah, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mulai mengkodisikan bisnis travel wisata, menyediakan pemandu, dan menyediakan transportasi wisata. Sejauh ini konsep tersebut tengah dirancang bersama organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka.

“Apalagi, dalam waktu dekat, Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) akan segera beroprasi. Untuk itu, rancangan tersebut saat ini tengah diproses. Ditergetkan, ketika BJB beroprasi, apa yang kami rancang sudah bisa digunakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Bahkan, di lingkungan BIJB, kita akan membuka stan khusus bagi wisatawan yang akan berwisata di Majalengka,” jelasnya. (bae)