Cirebon Power Berbagi Pengalaman Industri dengan Siswa SMK

CIREBON-POWER-SMK-SAMUDERA-NUSANTARA
WAWASAN BARU: Head of Vocational Training Cirebon Power, Towip memberikan gambaran mengenai Cirebon Power kepada siswa Samudera Nusantara Cirebon, Rabu (25/7). Program ini bagian dari Cirebon Power Goes To School. CIREBON POWER FOR RADAR CIREBON

CIREBON – Ratusan siswa dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Samudera Nusantara Cirebon, mengikuti kegiatan program Belajar Bersama Industri. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa baru itu, diisi oleh pemateri dari Cirebon Power.

Kepala SMK Samudera Nusantara, Jafri faidi mengatakan, kegiatan ini dikhususkan untuk siswa baru. Selain sudah mendapatkan bimbingan saat Masa Orientasi Siswa (MOS), kegiatan ini juga mendukung siswa untuk mengetahui capaian akhir yang akan diraih.

Dengan adanya kegiatan ini, para siswa bisa memahami tentang dunia industri dan dunia kerja, terutama ketenagalistrikan. “Supaya paham, bagaimana dunia industri itu. Jadi ada bayangan capaian yang akan diraih,” kata Jafri, Rabu (25/7).

Kehadiran perwakilan dari Cirebon Power diharapkan bisa membuat para siswa untuk lebih termotivasi dalam menjalankan proses pendidikan. Apalagi di SMK Samudera Nusantara ada program khusus mengenai listrik, yang diharapkan bisa juga terlibat dalam kebutuhan tenaga kerja di Cirebon Power. “Sudah ada sekitar 10 lulusan kami yang bekerja di Cirebon Power. Semoga saja, nanti bisa bertambah dan kerjasama ini bisa terus terjalin,” ujar Jafri.

Stakeholder Relation Manager Petrus Sihono mengatakan, program ini sejalan dengan Cirebon Power Goes To School. Program ini sebagai salah satu wujud kepedulian Cirebon Power terhadap pendidikan, untuk memberikan informasi mengenai dunia kerja dan dunia industri kepada para pelajar.

Selain di SMK Samudera Nusantara, kegiatan ini juga akan dilakukan di institusi pendidikan lainnya di Cirebon. Petrus memberikan informasi tentang ketenagalistrikan, terutama alur kerja dan organisasi di Cirebon Power. “Kita harapkan, informasi ini bisa membuka wawasan para pelajar, sehingga memahami dunia kerja dan industri, terutama ketanagalistrikan,” kata Petrus.

Petrus juga menyampaikan, bahwa industri ketanagalistrikan, bukan hanya membutuhkan tenaga terampil jurusan listrik saja, namun juga membutuhkan pekerja di bidang lainnya. Ia mencontohkan, bahwa dalam sebuah perusahaan, membutuhkan juga tenaga ahli informasi Teknologi (IT), keuangan, elektro dan lainnya. Sehingga para siswa dari berbagai jurusan, memiliki peluang untuk bisa bergabung di Cirebon Power. “Pekerja yang membantu kami, mulai dari lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga perguruan tinggi. Cukup banyak bidang. Sehingga, semuanya memiliki peluang,” kata Petrus.

Salah satu siswa baru SMK Samudera Nusantara, Irgi Syah Pahlevi mengaku antusias dengan program Cirebon Power Goes To School. Dari kegiatan ini bisa mendapatkan informasi dan pengetahuan baru mengenai dunia industri. Selain itu, dari materi yang disampaikan, siswa yang mengambil jurusan teknik permesinan ini, menjadi paham proses pembangkitan tenaga listrik. “Banyak pengetahun baru. Saya juga jadi tertarik untuk bergabung di Cirebon Power,” kata Irgi. (yud/rls)

Berita Terkait