Cirebon Power Beri Penghargaan Siswa Nilai UN Tertinggi

FOTO: JAMAL SUTEJA/RADAR CIREBON PENGHARGAAN: Siswa SD, SMP dan SMA yang berprestasi memperoleh Nilai Ujian Nasional Tertinggi di sekolahnya, mendapat penghargaan dari Cirebon Power, Rabu (15/11).

CIREBON – Wajah Yulan Khaerani, siswa kelas VII SMPN 1 Astanajapura berseri. Dia menjadi salah satu siswa yang mendapatkan penghargaan dari Cirebon Power atas prestasinya meraih nilai Ujian Nasional tertinggi di sekolahnya, yakni SDN 1 Kanci.

Anak pertama dari dua saudara itu, memang selalu mendapatkan ranking 1 dan 2 di kelasnya. Sehingga tak heran, saat Ujian Nasional Sekolah Dasar (SD) Tahun Pelajaran 2015/2016 lalu, dia mendapatkan nilai terbaik dengan meraih nilai 25,8. “Cita-cita saya ingin jadi dokter,” kata Yulan bersemangat.

Cirebon Power sendiri memberikan penghargaan kepada para siswa SD dan SMP yang mendapatkan nilai Ujian Nasional Tertinggi di sekolahnya masing-masing, kemarin. Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Asdullah Anwar dan Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Cirebon ikut menghadiri.

Presiden Direktur Cirebon Power, Heru Dewanto mengatakan, sudah sejak tahun 2011, setiap semester ada 1.200 siswa SD yang menerima apresiasi karena berprestasi secara akademik, yaitu meraih rangking 1-10. “Tahun ini kita memberikan penghargaan sedikit berbeda, kita berikan pula penghargaan bagi mereka yang mendapat nilai UN tertinggi,” katanya.

Penghargaan yang diberikan, kata Heru, berupa bantuan biaya sekolah dan peralatan belajar. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi siswa untuk terus melanjutkan pendidikan, dan lebih giat belajar.

Menurutnya, Cirebon Power sendiri memiliki kepedulian yang sangat tinggi terhadap pemberdayaan masyarakat sekitar, salah satunya pendidikan. “Ini fokus kami. Karena kami merasa daya saing bangsa tergantung dari SDM. Dan kita lakukan ini, bukan hanya peduli, tapi kita melakukan sesuatu,” kata dia.

Pihaknya juga tidak hanya memerhatikan pendidikan di tingkat dasar. Juga mulai memberikan perhatian terhadap pengembangan keterampilan masyarakat.

Hal itu dibuktikan dengan hadirnya pusat pengembangan pelatihan kelistrikan yang saat ini bakal berjalan bekerja sama dengan Kemenristek. Sehingga, hal ini bisa ikut membantu meningkatkan kemampuan dan keterampilan masyarakat. Dengan demikian, daya saing masyarakat bisa berkembang.

Program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan Cirebon Power bukan saja dalam bentuk apresiasi pada siswa berprestasi. Tapi juga sudah melakukan revitalisasi fasilitas belajar di beberapa sekolah dasar.

Di lain sisi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, H Asdullah mengungkapkan apresiasi atas pemberian penghargaan kepada para siswa yang berprestasi ini. Dia meminta kepada para siswa dan orang tua, agar bisa memanfaatkan bantuan dari Cirebon Power dengan baik.

Menurutnya, banyak siswa yang berprestasi di Cirebon yang sekarang diterima di perguruan tinggi ternama, dan banyak pula yang sekarang sudah bekerja di perusahaan ternama.

Sebagai bentuk apresiasi, pihaknya juga mengaku akan lebih memperhatikan semua siswa berprestasi tersebut. Asdullah mengatakan, sejauh ini, tingkat wajib belajar sembilan tahun di Kabupaten Cirebon sendiri semakin baik. Meskipun masih banyak siswa yang belum seluruhnya melanjutkan sekolah sampai sembilan tahun. Terutama melanjutkan pendidikan ke tingkat SMA.

“Untuk SD sudah seratus persen, tapi untuk SMP dan SMA masih di bawah 60 persen yang melanjutkan,” ujarnya. (jml)