Dibuntuti, Disalip, Emak-emak Dijambret di Desa Sarabau

Akibat mengejar para pelaku jambret dalam kondisi panik, korban jambret mengalami kecelakaan. Selain tasnya hilang, korban juga terluka dan sepeda motornya rusak. Inset: korban Roadah (51). FOTO: CECEP NACEPI/RADAR CIREBON
Akibat mengejar para pelaku jambret dalam kondisi panik, korban jambret mengalami kecelakaan. Selain tasnya hilang, korban juga terluka dan sepeda motornya rusak. Inset: korban Roadah (51). FOTO: CECEP NACEPI/RADAR CIREBON

CIREBON–Kasihan sekali. Emak-emak jadi sasaran para pelaku jambret di Jalan Syekh Datul Khafi Pesawahan Sicermai, Desa Sarabau, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Senin (11/2) sekitar pukul 10.00 WIB. Selain tasnya digondol penjahat, korban yang bernama Roadah (51) juga mengalami kecelakaan lalu lintas saat mengejar pelaku.

Akibatnya, perempuan asal Blok Pekupatan, Desa Wotgali, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon dan keponakannya bernama Tia Tiara (3) yang bonceng di depan mengalami luka-luka. Keduanya sudah mendapat pertolongan medis di Rumah Sakit Mitra Plumbon.

Informasi yang dihimpun Radar Cirebon, peristiwa  tersebut terjadi saat Roadah dalam perjalanan dari rumahnya hendak ke Blok Babadan, Desa Sarabau untuk jajan bakso bersama keponakannya. Namun sesampainya di depan Balai Desa Sarabau, muncul pengendara motor matic dengan pakaian warna merah berputar arah membuntutinya.

“Pelaku dari arah utara. Melihat ada calon mangsanya, pelaku putar arah lalu membuntuti. Sampai melewati perlintasan kereta api pelaku menyalip korban sambil memantau posisi tas yang diincarnya. Kemudian pelaku berhenti, lalu dilewati oleh korban. Nah, saat posisi di belakang, pelaku kembali nyalip korban dan langsung merebut tas yang digantung di bagian depan motor Honda Beat nopol E 6013 JB,” papar Mandor Desa Sarabau Rusano (41).

Menyadari telah menjadi korban jambret,  Roadah langsung berteriak maling-maling sambil mengejar pelaku yang kabur ke arah Desa Cangkring. Sayangnya, saat itu tidak ada yang menolong karena lokasi kejadian berada di persawahan. Sehingga hanya korban saja yang mengejar pelaku.

Diduga karena memacu sepeda motor dengan panik,  korban hilang kendali dan oleng di tikungan Blok Babadan, Desa Sarabau. Bersama keponakannya terjatuh di sana. “Banyak warga yang menolong. Kita bawa ke Rumah Sakit Mitra Plumbon. Korban kehilangan tas yang berisi kartu identitas, sejumlah uang dan handphone merek  evercross,” ujar Rusano.

Selain mengevakuasi Tia Tiara (3) ke Rumah Sakit Mitra Plumbon, Roadah juga diantar ke Mapolsek Plered untuk melaporkan kejadian yang baru saja dialaminya. “Korban saya antar ke Polsek Plered. Karena masih sesak nafas dan luka,  jadi baru lisan saja. Kemudian ke rumah sakit untuk berobat,” kata Rusano.

Sementara itu, Kapolsek Plered AKP Budi Hartono melalui Kanit Reskrim Ipda Yusuf Ariandi mengatakan pihaknya segera berkoordinasi menindaklanjuti kasus penjambertan tersebut. “Korban baru laporan lisan, karena masi sakit. Jadi berobat dulu, nanti ke sini lagi,” ujarnya. (cep)

Yuk! Baca Juga, Berita Terkaitnya

Terkini Lainnya