Disangka Culik, Orang Gila Nyaris Dihajar Warga

Insiden 24 jam
cep-dianter-balik-(3)Anggota Polsek Arjawinangun menyerahkan Lia Marlianti ke keluarganya didamping petugas Polsek Kramatmulya, Rabu (7/11).FOTO:POLSEK ARJAWINANGUN FOR RADAR CIREBON

CIREBON-Lagi, orang gila menjadi sasaran amuk warga lantaran dicurigai sebagai penculik. Kali ini terjadi di wilayah Desa Jungjang Wetan, Kacamatan Arjawinangun, Selasa malam (6/11) sekitar pukul 20.00 WIB. Perempuan berusia sekitar 40 tahun itu nyaris saja jadi bulan-bulanan  warga.

Untungnya, aparat desa setempat segera mengamankannya ke kantor balai desa setempat. Anggota Polsek Arjawinangun dengan cepat pula datang ke lokasi dan mengamankan perempuan tersebut ke Mapolsek Arjawinangun.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Radar Cirebon, perempuan yang diduga hilang ingatan itu sejak pagi hari hingga menjelang Magrib gerak-geriknya mencurigakan warga. Dia berjalan mengelilingi ke setiap sudut Desa Jungjang Wetan. Terlebih, yang membuat resah perempuan itu berlari saat bertemu warga seolah mempunyai kesalahan.

“Kan lagi viral di medsos kasus penculikan dengan pura-pura gila. Sedangkan dia, prilakunya mencurigakan. Dia bolak-balik dari pagi hingga sore. Kalau ada orang lari. Sehingga masyarakat resah dan takut. Mengira dia culik. Terlihat juga dia bersih, kayak bukan orang gila. Bahkan,  dia juga sempat ngumpet di bawah kandang kambing. Sehingga segera diamankan RT 03 Adma dan dibawa ke desa,” papar Solehudin, salah satu aparat desa setempat.

Diamankannya perempuan itu langsung menyita perhatian warga yang menggeruduk ke kantor balai desa. Menunggu aparat kepolisian menjemput, warga sudah ramai di luar balai desa. Datangnya polisi, bukannya meredam ratusan warga, malahan semakin ramai dengan teriakan ingin mengeroyoknya. Untung, tokoh masyarakat dan polisi berhasil meredam. Sehingga perempuan itu bisa dibawa ke kantor Polsek Arjawinangun.

Kapolsek Arjawinangun Kompol Didi Suwardi mengatakan, perempuan tersebut memang mengalami gangguan jiwa. Dia susah diajak komunikasi. Bahkan,  identitasnya sulit diketahui. Namun, polisi tidak menyerah untuk mencari identitas perempuan tersebut. Hingga siang, barulah diketahui identitasnya adalah Lia Marlianti (40) warga Desa Cikubangsari, Kecamatan Kramatmulya, Kuningan.

“Untung kami cepat ke lokasi dan perempuan langsung dibawa. Dia memang gila,  masyarakat di pasar juga banyak yang tahu karena dia sering di pasar. Dia ngaku orang Kramatmulya. Kita telusuri dan koordinasi dengan Polsek Kramatmulya. Ternyata benar, dia bernama Lia Marlianti dan ada keluarganya yang sedang mencarinya.  Baru Rabu (7/11) Lia Marlianti kita serahkan ke keluargannya,” papar Didi. (cep)