Diserang Black Campaign, Pasangan Oke Lapor Polisi

Bamunas-Edo-laporkan-pelaku-black-campian-ke-polisiTUNJUKKAN BUKTI: Pasangan Oke, Bamunas S Boediman dan Effendi Edo, bersama Ketua BBHA Paslon Oke, Iva Sembiring memerlihatkan foto yang tersebar di medsos yang cenderung menyudutkan paslon Oke. FOTO: ABDULLAH/RADAR CIREBON

CIREBON – Senin (11/06) kemarin, jagat maya dihebohkan dengan beredarnya foto Calon Walikota Cirebon nomor urut satu, Bamunas S Boediman yang diunggah salah satu akun Facebook milik AS. Dalam foto berlatar warna merah tersebut, diedit dengan diberi kata-kata cukup provokatif.

Hal tersebut sontak membuat para pendukung Paslon Bamunas Setiawan Boediman-Effendo Edo (Oke) geram. Ketua Badan Bantuan Hukum dan Advokasi (BBHA) Paslon Oke, Iva Sembiring mengatkan, akan tetap mematuhi peraturan hukum yang ada, dengan melaporkan akun yang mengunggah foto tersebut.

“Kita akan laporkan akun yang mengunggah, dengan tuntutan pelanggaran UU Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Foto itu juga masuk delik pencemaran nama baik pak Oki,” ungkap Iva kepada wartawan di sela buka bersama, Senin (11/6).

Menurut Iva, kasus black campaign yang dilancarkan kepada pasangan Oke, bukan yang pertama kali. Beberapa bulan lalu, kasus serupa juga terjadi dan sempat ramai diperbincangkan di media sosial. Namun waktu itu, pasangan Oke memilih untuk cooling down demi menjaga kondusivitas pilkada di Kota Cirebon.

Tetapi, Iva menilai, kasus kali ini sudah melewati batas. Foto yang diposting AS secara terang-terangan menyerang pribadi Bamunas. Dalam foto tersebut, diberikan tulisan, seakan-akan Bamunas berstatemen bahwa ia bisa membeli Kota Cirebon dengan kekayaannya.

“Ini bukan pertama kalinya. Sudah banyak kasus perusakan APK, tapi kami tetap mematuhi aturan yang ada dengan melaporkan kepada penyelenggara. Dan untuk kali ini, sungguh sudah keterlaluan. Ranahnya sudah pidana, ada unsur fitnah di foto itu,” lanjut Iva.

Maka, Senin malam (11/6), tim advokasi sudah berkoordinasi dengan SPK Polres Cirebon Kota dan Reskrim untuk melaporkan akun yang mengunggah foto Bamunas kepada pihak kepolisian, dengan menyerahkan bukti serta jejak digital. Dan hari ini (12/6), resmi melaporkan ke Polres Cirebon Kota.

“Kami sudah koordinasi dengan SPK dan Satreskrim Polres Ciko untuk melaporkan kepada kepolisian dan akan segera ditindaklanjuti, Selasa ini pukul 10.00 WIB. Kami akan resmi melaporkan ke kepolisian,” tandasnya.

Sementara itu, Calon Walikota Bamunas S Boediman pun mengaku geram terhadap akun yang memublikasikan foto dirinya. “Saya selama ini sudah cukup sabar. Tapi kali ini kelewatan. Kali ini akun tersebut secara pribadi menyerang saya. Dan kami tegas dengan membuat laporan kepada kepolisian,” ungkap Bamunas.

Namun demikian, ia pun tetap mengedepankan sportivitas dalam pilkada kali ini. Dia mengimbau kepada para pendukung serta relawannya untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi.

“Kita memang pantas marah, tapi tidak ada gunanya. Maka dari itu, saya imbau kepada pendukung untuk tetap tenang, serahkan penyelesaiannya kepada kepolisian,” imbau Bamunas.

Calon Wakil Walikota Effendi Edo menegaskan, sejak awal pihaknya selalu mengalah. Namun dengan berdiam diri, bukan berarti tidak bisa melawan. Karena pihaknya ingin suasana pilkada bisa berjalan dengan lancar.

“Kami berdua ingin penyelenggaraan pilkada menjadi terbaik di Kota Cirebon. Kami akan melaporkan pemilik akun black campaign ke kepolisian. Semata-mata demi kebaikan Kota Cirebon,” pungkasnya. (abd)