Diskominfo Majalengka Siap Fasilitasi Korban Medsos

525
Kepala Dinas Kominfo Majalengka Drs Maman Sutiman memberikan arahan kepada para pegawai, dalam agenda silaturahmi, Jumat (14/7) lalu. FOTO:ANWAR BAEHAQI/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA – Perkembangan teknologi informasi saat ini sering memunculkan persoalan. Di antaranya berita hoax, akun palsu, dan hacker di media sosial yang mengancam khususnya para pengguna media sosial (medsos).

Menyikapi masalah-masalah tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Majalengka menyatakan siap memfasilitasi masyarakat pengguna medsos yang dirugikan. Hal itu disampaikan Kadis Kominfo Drs Maman Sutiman saat silaturahmi dengan para pegawai Kominfo, Jumat (14/7) lalu. Kominfo juga siap mengantarkan para korban medsos untuk proses hukum. “Saat ini regulasinya sudah jelas, jika ada yang dirugikan kami siap fasilitasi,” ungkap Maman.

Meski demikian, Maman berharap di Majalengka tidak ada atau paling tidak sedikit yang menjadi korban medsos. Kominfo juga menyediakan teknisi-teknisi andal untuk memantau pergerakan di dunia maya, yang tujuannnya menjaga suasana Majalengka tetap kondusif.

Dia menilai saat ini media sosial adalah salah satu media yang kerap memunculkan persoalan di lingkungan masyarakat, contohnya berita hoax yang mempengaruhi pembacanya. Pihaknya akan terus melakukan pengawasan dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

Sementara seorang warga, Abdul Aziz SPdI berharap Pemkab Majalengka melakukan sosialisasi terkait regulasi kepada masyarakat. Meski banyak yang menggunakan media sosial, namun regulasinya belum banyak yang memahami. “Saya yakin jika masyarat mengetahui aturan tentang penggunaan media, kasus akun palsu dan berita hoax bisa diminimalisasi,” ujar Aziz.

Masyarakat pengguna media sosial juga diharapkan lebih bijak saat menggunakan media social, dan untuk tidak mudah percaya terhadap berita hoax yang saat ini meresahkan masyarakat. Selain itu jangan mudah terpengaruh isu yang belum jelas kebenarannya. (bae)