Dominasi Sektor Putri, Kota Cirebon Juara Umum Kejurda Gulat Kadet

GULAT-KADET
BANGGA: Tim gulat Kota Cirebon foto bersama dengan menunjukkan medali dan piagam penghargaan dalam Kejurda Gulat Kadet Jawa Barat 2018 yang berlangsung di Indramayu. FOTO: PGSI FOR RADAR CIREBON

CIREBON – Para pegulat muda Kota Cirebon tampil impresif pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Gulat Kadet 2018. Pada perhelatan yang berlangsung di GOR Wiralodra, Kabupaten Indramayu, akhir pekan lalu, Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kota Udang yang menurunkan 11 pegulat andalannya dan berhasil menyabet gelar juara umum.

Melalui kejuaraan tersebut, PGSI Kota Cirebon menjelma menjadi kekuatan baru yang patut diperhitungkan pada kelompok usia kadet. Kontingen Kota Udang bertengger pada peringkat pertama tabel klasemen akhir setelah mengumpulkan 4 emas plus 2 perunggu.

Klub gulat SMAN Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), salah satu kekuatan penting cabang gulat di Jawa Barat, hanya menempati posisi kedua dengan raihan 3 emas, 1 perak dan 3 perunggu. Sedangkan tuan rumah Kabupaten Indramayu menempati peringkat ketiga dengan 2 emas, 4 perak dan 2 perunggu.

Kota Cirebon mendominasi di sektor putri. Tiga dari empat penyumbang medali emas adalah pegulat putri. Mereka adalah Rani Umaningsih (kelas 46 kg gaya bebas), Nadiyah (53 kg gaya bebas) dan Anisa Wahyu Saputri (57 kg gaya bebas). Sementara satu emas lainnya disumbangkan satu pegulat putra yaitu Jay Wijayardi (60 kg gaya bebas).

Sedangkan perunggu, masing-masing disumbangkan oleh Aldi Wahyudi yang turun di kelas 51 kg gaya bebas putra dan Eka Sudana yang berlaga di kelas 55 kg gaya greco putra. Pelatih Gulat Kota Cirebon, Muhammad Husen mengatakan, ke-11 pegulat yang diturunkan pada ajang tersebut merupakan atlet proyeksi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jabar 2018.

“Sesungguhnya, ada 14 atlet yang kita siapkan untuk Popda. Hanya saja, tiga atlet lainnya tidak kita turunkan di Indramayu karena kelasnya memang tidak dipertandingkan,” tuturnya di Sekretariat KONI Kota Cirebon, Senin (14/5).

Husen memuji performa para pegulat yang berlaga di Indramayu. Menurut dia, para pegulat muda tersebut tidak hanya menunjukkan kematangan kualitas teknik. Namun juga kualitas mental yang baik. Dia yakin, pengalaman bertanding di kejurda akan memberi dampak positif pada perjuangan di Popda mendatang.

“Anak-anak ini kita latih sendiri. Mereka sungguh-sungguh produk pembinaan Kota Cirebon. Itu juga yang menambah kebanggaan kami,” terangnya.

Keberhasilan menjadi juara umum di Indramayu juga disambut antusias oleh Ketua Umum KONI Kota Cirebon, Hj Wati Musilawati. “Kami juga ikut merasa bangga. Para pegulat muda tersebut sudah berhasil mengharumkan nama daerah. Kami rasa, ini merupakan bagiandari keberhasilan PGSI dalam menjalankan program regenerasi atlet,” ucapnya. (ttr)

Content Protection by DMCA.com