Dropping dari Bandung, Stok Darah Aman

526
STOK DARAH: Petugas PMI Kota Cirebon mendata stok packed red cells, Rabu (11/10). Minimnya kegiatan donor darah belakangan ini, membuat PMI mendapatkan dropping dari Bandung. FOTO: OKRI RIYANA / RADAR CIREBON

CIREBON – Stok darah di Unit Transfusi Darah PMI Kota Cirebon dalam sebulan ini terpantau aman. Kepala UTD PMI Kota Cirebon, dr Sugianto menyatakan, jumlah stok darah per 11 Oktober 2017 untuk jenis darah packed red cells (PRC) sebanyak 87 labu. Untuk jenis darah trombosit concentrate (TC) sebanyak 39 labu darah. Sedangkan untuk keseluruhan jenis darah whole blood (WB) 86 labu.

Dalam penyediaan stok darah PMI kerap mengadakan kegiatan cari pendonor darah. Terkadang ada pula yang bersifat masif seperti menunggu pendonor datang ke UTD PMI Kota Cirebon, maupun yang bersifat aktif dengan mengadakan donor darah di beberapa tempat seperti intansi dan kelurahan.

“Stok sebenarnya aman, cuma karena tidak ada kegiatan donor darah di luar UTD beberapa hari, jadi kami dropping dari Bandung,” ujar Sugianto, kepada Radar, Rabu (11/10).

Dalam sebulan setiap harinya pasti ada kegiatan donor darah di beberapa intansi. Namun karena di bulan ini sejak 11 hingga 14 Oktober, tak ada kegiatan donor darah aktif akhirnya dropping darah dari Bandung.

Saat ini permintaan dan stok darah terpantau stabil. Permintaan darah mulai terasa banyak di dua hari terakhir. “Dari jam 14.00 WIB hingga 17.00, dua hari yang lalu sudah ada permintaan 36 labu PRC, permintaan banyak dari rumah sakit luar kota,” tuturnya.

Untuk mengantisipasi kekurangan stok darah, PMI menerapkan kebijakan donor tukar atau pengganti. Artinya kalau ada yang membutuhkan darah, diharapkan keluarga pasien menggantinya dengan mendonorkan darah. (apr)