oleh

Dua Jamaah Haji Kota Cirebon Pulang Lebih Awal

-Headline, Info Haji-23 views

MAKKAH-Dua Jamaah Haji asal Kota Cirebon diputuskan untuk pulang lebih awal.  Dedi Sunadi dan Enah Muenah Dama dijadwalkan bertolak dari tanah suci pada 29 Agustus. Alasan pemulangan ini, lantaran kondisi kesehatannya terus menurun.

Ketua Kelompok Terbang (Kloter) 74, Engkos Kosasih mengungkapkan, pemulangan dua jamaah haji sudah diterima maktab. Sementara untuk jamaah haji lainya, jadwal kepulangan tidak mengalami perubahan, yakni pada tanggal 9 September 2019. “Untuk Pak Dedi dan Ibu Enah sesuai keputusan maktab, dipindah ke Kloter 38. Jadi nanti lusa pulang ke Indonesia lewat Jeddah,” ungkapnya.

Berdasarkan data Kloter 74, Dedi Sunadi dan Enah Muenah Dama beralamat di Jl Gunung Lawu D1V Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti. Di Kloter 74, yang merupakan kloter jamaah haji asal Kota Cirebon, setidaknya terdapat 12 Jamaah haji yang masuk kategori risiko tinggi (risti). Engkos menambahkan, selama menjalani serangkaian ibadah haji, jamaah dengan risiko tinggi mendapatkan perhatian khusus dari petugas pendamping jamaah haji.

Hingga hari ke-26 jamaah haji Kota Cirebon berada di tanah suci, terdapat dua orang yang meninggal dunia, yakni atas nama Sri Kusnaeni Binti Kosasih (50) warga Jl Samadikun gang Empang 1 Kelurahan Kebon Baru Kecamatan Kejaksan dan Kemas Effendi (73) yang beralamat di Jl Kampung Suradinya Selatan Kelurahan Pekiringan. Kelelahan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan jamaah haji sakit dan meninggal dunia.

Sementara itu, jamaah haji lainya masih beraktivitas di Makkah, seperti melaksanakan umrah atau salat berjamaah di Masjidil Haram. Selain itu, sebagian lainnya melakukan city tour dengan mengunjungi situs situs bersejarah seperti Goa Tsur, Jabal Nur, Jabal Rahmah dan situa situs lainya. Dijadwalkan, jamaah haji akan berangkat ke Madinah pada 30 Agustus mendatang.

Dengan kondisi cuaca Arab Saudi yang berkisar pada suhu 40-42 derajat celcius, Engkos selalu mengimbau kepada jamaah haji untuk selalu memakai masker, sandal dan payung saat melakukan aktivitas di luar ruangan. Selain itu jamaah haji juga diimbau untuk minum minum air putih yang cukup agar terhindar dari dehidrasi. “Saat ini cuaca sedang panas-panasnya. Memang cukup menguras fisik kalau beraktivitas di luar ruangan,” pungkasnya. (awr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed