oleh

Dukung Pemekaran Desa/Kelurahan

-Headline, Jawa Barat-66 views

BOGOR – Sebanyak 28 walikota yang berasal dari seluruh pelosok Indonesia hadir dalam Mayor Caucus 2019 dalam rangkaian 55th ISOCARP World Planning Congress di Balai Kota Bogor, kemarin (9/9). Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil hadir memberikan pengayaan kepada para peserta Mayor Caucus.  Ridwan Kamil memberikan materi terkait keadilan fiskal dari pemerintah pusat.

Menurut Emil -sapaan Ridwan Kamil-, pemberian Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah berbanding lurus dengan jumlah satuan administrasi daerah, bukan jumlah penduduk. Hal ini membuat provinsi dengan jumlah kota/kabupaten yang banyak mendapat dana, berlimpah. Sementara, pemerintah daerah dengan jumlah kota/kabupaten sedikit, mendapat kucuran dana yang minim.

“Provinsi Jawa Barat adalah contoh daerah dengan jumlah penduduk besar dan wilayah luas yang harus dikembangkan. Maka, DAU yang dialokasikan pemerintah pusat ke daerah otonomi, lebih baik berbanding lurus dengan jumlah penduduk. Mudah-mudahan bisa dipahami sehingga ada yang dirasakan oleh masyarakat,” tuturnya.

Dia menambahkan, satu solusinya adalah pemekaran daerah. Meski begitu, usulan beberapa Daerah Otonomi Baru (DOB) tingkat dua di Jabar, masih dimoratorium oleh pemerintah pusat. Maka, gagasan lain yang bisa diupayakan adalah pemekaran desa atau kelurahan. “Kalau dimekarkan, kan berbanding lurus dengan dana desa, dana kelurahan,” tegas Emil.

Sementara, terkait kegiatan Mayor Caucus, dirinya sangat mendukung sebagai rangkaian persiapan Kongres Perencanaan Kota Sedunia atau International Society of City and Regional Planners (ISOCARP) itu. Mantan Walikota Bandung ini mengungkapkan, ada semangat kolaborasi, karena di rapat tersebut para walikota membahas tantangan, langkah-langkah perbaikan, bentuk kolaborasi antar daerah, hingga berbagai dukungan yang diperlukan dalam pencapaian pembangunan berkelanjutan.

“Intinya, kalau Indonesia mau maju, para walikota harus kompak. Kompaknya apa? Menyamakan yang bagus-bagus di daerahnya. Saya mengusulkan agar forum walikota ini rutin dua bulan sekali,” ungkapnya. (jun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed