Dulu Pelawak Kini Perdana Menteri Slovenia, Siapa Dia?

Marjan Sarec ketika berbicara di Parlemen Slovenia, Jumat (17/8). (Foto: Borut Zivulovic/Reuters)

Marjan Sarec adalah seorang pelawak, atau dulunya begitu. Dia terkenal karena ulahnya yang sering meniru atau mengimpersonasi mantan perdana menteri negara itu. Dan Jumat lalu, pria 40 tahun itu telah dilantik menjadi Perdana Menteri baru Slovenia, satu peranan yang harus dimainkannya secara serius.

Seorang pelawak yang dulunya sering mengimpersonasi mantan perdana menteri Slovenia, sekarang mendapatkan kesempatan untuk benar-benar memainkan peranan tersebut.

Sebagaimana dikutip radarcirebon.com, Slovenian comedian Marjan Sarec gets new role: prime minister Marjan Sarec, seorang komika veteran dan aktor, telah ditunjuk sebagai Perdana Menteri Slovenia, Jumat (17/8). Sarec ditunjuk sebagai perdana menteri setelah partainya meraih urutan kedua dalam pemilihan parlemen Slovenia.

Sarec, 40 tahun, yang diharapkan untuk menjalankan pemerintahan minoritas yang terdiri dari lima partai kiri-tengah, terpilih dengan 55-31 suara di Parlemen.

Partai sayap kiri negara itu bersekutu untuk menyingkirkan partai utama dalam pemilihan parlemen 3 Juni lalu. Partai nomor satu sayap kanan itu, Slovenian Democratic Party, dipimpin oleh mantan Perdana Menteri Janez Jansa.

“Kami adalah partai baru, (satu) generasi baru di politik yang tidak terbebani oleh masa lalu,” ujar Sarec pada NBC News. “Kami di sini untuk bekerja.”

Namun analis memprediksi, pemerintahan minoritas Sarec bisa jadi tidak stabil–dan kemungkinan tidak akan bertahan lama.

Sarec, yang telah menjabat sebagai walikota dari sebuah kota kecil Slovenia, Kamnik, sejak tahun 2010, meraih ketenaran politik ketika ia, secara tak terduga, memaksa petahana Borut Pahor melakukan pemilu putaran kedua pada pemilihan presiden bulan Oktober lalu.

Namun akarnya adalah komedi. Dia meraih ketenaran sebagai seorang impresionis yang meniru Jansa, meledek kesukaan mantan pemimpin itu terhadap Bahasa Latin kuno dan Bahasa Inggrisnya yang gamang.

Sarec juga dikenal dengan lakonnya sebagai seorang karakter fiktif yang berdasarkan para rakyat jelata dari daerah timur laut Slovenia.

Namun Marjan Sarec mengatakan pada NBC News, dia akan menganggap serius tugas barunya. Dia bilang, itulah yang telah ia lakukan sejak terpilih sebagai walikota, ketika ia membuat satu “janji untuk mengakhiri profesinya sebagai aktor.”

“Aku menjaga janji ini dan mengambil posisi sebgai walikota dengan tanggung jawab yang besar,” ujar Sarec. “Hari ini, aku mengambil fungsi perdana menteri dengan tanggung jawab besar terhadap semua warga negara.”

Marjan Sarec juga sempat bertugas sebagai sukarelawan pemadam kebakaran dan wartawan, bekerja untuk kantor penyiaran publik RTV Slovenia. Dia adalah salah satu dari 571 wartawan yang menandatangi petisi menentang penyensoran di tahun 2005, pada masa jabatan Jansa.

Jansa, seorang anti imigrasi garis keras, telah dibandingkan dengan Presiden Donald Trump yang istrinya, Melania, lahir di negara yang sekarang menjadi Slovenia.

Sarec, untuk bagiannya, mengatakan pandangan politiknya tidak bisa dibandingkan dengan presiden Amerika itu.

“Pandangan saya berbeda. Saya percaya definisi menjadi sayap kanan atau sayap kiri itu tidaklah penting,” ujarnya. “Apa yang lebih penting adalah kita berjuang untuk pemerintahan yang operasional dan efektif.” ***