Ebola Mewabah di Kongo Timur

Temukan 426 Kasus, Terbesar Kedua dalam Sejarah

EBOLA-KONGO-TIMURDARURAT EBOLA: Petugas kesehatan membawa anak yang diduga menderita ebola di Kongo, September lalu, Wabah ebola semakin liar di Kongo Timur. Foto: Al-hadji Kudra Maliro/AP

KONGO – Wabah Ebola di Kongo Timur saat ini menjadi menjadi yang terbesar kedua dalam sejarah, dengan 426 kasus yang dikonfirmasi. Begitu data terbaru yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan Kongo Timur pada Kamis (29/11).

Epidemi di bagian Republik Demokratik Kongo yang rapuh kini hanya dilampaui oleh wabah tahun 2013-2016 di Afrika Barat. Di mana, lebih dari 28.000 kasus dikonfirmasi. Ebola diyakini telah menewaskan 245 orang di provinsi Kivu Utara dan Ituri, Kongo.

Untuk diketahui, Kongo telah menderita 10 kali wabah Ebola sejak virus itu ditemukan di sana pada 1976. Virus itu menyebar melalui kontak dengan cairan tubuh dan menyebabkan demam berdarah dengan muntah-muntah hebat, diare dan pendarahan, dan dalam banyak kasus, lebih dari separuh kasus berakibat fatal.

“Ini tonggak tragis jelas menunjukkan kompleksitas dan keparahan dari wabah,” kata Direktur Senior Kesehatan Darurat di Komite Penyelamatan Internasional, Michelle Gayer dalam sebuah pernyataan. (mel)