Formasi CPNS di Indramayu: Usul 6.000, Hanya Dapat 372

GRAFIS-CPNSIlustrasi/Radar Cirebon

INDRAMAYU – Kabupaten Indramayu hanya mendapatkan 372 formasi dalam rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2018. Padahal Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Indramayu mengajukan 6.000 formasi.

Hal tersebut disampaikan Kasubid Pengadaan dan Penghenti Pegawai pada BKPSDM Kabupaten Indramayu, Sulaeman Zajuli, didampingi Yan Ruhyana, Senin (17/9), di ruang kerjanya.

“Kita sebenarnya mengajukan usulan formasi cukup banyak yaitu 6.000 formasi. Tapi kenyataannya kita hanya dikasih 372 formasi. Jumlah ini tentu jauh dari ideal, karena saat ini yang pension saja ada 602 orang,” kata Sulaeman.

Menurut Suleman, dari 372 formasi tersebut paling banyak adalah tenaga kependidikan, serta tenaga kesehatan, dan tenaga teknis lainnya. Selain itu, sesuai Permenpan RB No.36 Tahun 2018, juga ada formasi khusus bagi tenaga honorer katagori 2 (K2).

Kemudian ada juga formasi khusus bagi mereka yang memiliki nilai ijazah cumlaude (sangat memuaskan) maksimal 5 persen. Kaum difabel juga mendapatkan formasi khusus dalam rekrutmen CPNS dengan kuota maksimal 1 persen dari jumlah secara keseluruhan.

Menyinggung tentang formasi khusus bagi tenaga honorer K2, Sulaeman mengatakan, untuk Kabupaten Indramayu kemungkinan hanya ada 49 formasi bagi honorer K2. Jumlah ini terdiri dari 48 tenaga kependidikan dan 1 tenaga kesehatan. Namun ini juga masih belum pasti karena masih menunggu juklak dan juknis untuk pengumuman resmi.

Sulaeman juga menegaskan salah satu persyaratan bagi pelamar CPNS adalah berusia maksimal 35 tahun pada saat mendaftar (untuk pelamar umum). Sementara untuk pelamar dari honorer K2 berusia maksimal 35 tahun pada tanggal 1 Agustus 2018.

Ditambahkan, formasi sebanyak itu belum bisa menambal kekurangan pegawai. Sehingga bisa dipastikan kinerja ke depan belum berjalan efektif, karena penerimaan tidak berbanding lurus dengan jumlah pegawai yang pensiun. Dikatakan, pihaknya mengusulkan 6.000 formasi tersebut berdasarkan analisis kebutuhan pegawai di setiap SKPD.

Salah seorang warga Indramayu, Veny (24), berharap agar rekrutmen CPNS tahun 2018 ini juga membuka peluang bagi tenaga lainnya termasuk di bidang administrasi. Pasalnya, lulusan bidang ilmu lainnya juga banyak yang berminat menjadi CPNS.

“Selama ini kebanyakan yang dibuka lowongan untuk bidang pendidikan dan kesehatan saja. Saya tentunya ikut kecewa,” ujarnya. (oet)