Garuda Indonesia Buka Rute Luar Negeri di Bandara Kertajati, Kemenhub: Jumlah Maskapai dan Penumpang Sepi

Maskapai Garuda Indonesia berencana membuka rute penerbangan ke luar negeri di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka.

Menurut General Manager Garuda Indonesia Branch Office Bandung, Erina Damayanti, pembukaan rute ke luar negeri itu dijadwalkan pada 2019.

“Target utamanya itu ke Jeddah dan Madinah, Arab Saudi,” ujar Erina Damayanti saat ditemui di BIJB Kertajati, Kabupaten Majalengka, Kamis (13/12/2018).

Ia mengatakan, dibukanya rute ke Arab Saudi itu untuk menyasar jemaah umrah.

Pasalnya, pangsa pasar umrah di Jawa Barat dinilai cukup besar sehingga sangat potensial untuk digarap oleh maskapai pelat merah itu.

“Jumlah jemaah umrah yang kami layani di Bandara Soekarno Hatta yang berasal dari daerah sekitar BIJB Kertajati ini juga banyak,” kata Erina Damayanti.

Sementara itu,Kementerian Perhubungan guna mendorong peningkatan lalu lintas penerbangan Bandara International Jawa Barat (BIJB). Salah satu upaya yang dilakukan regulator itu adalah mempromosikan keberadaan BIJB, yang juga dikenal sebagai Bandara Kertajati, kepada publik termasuk warganet atau netizen.

“Kami akan berupaya membantu bandara ini agar minat masyarakat untuk terbang melalui bandara ini terus meningkat dengan rute-rute baru yang diprediksi akan diminati masyarakat pengguna jasa penerbangan dari sekitar Majalengka dan Jawa Barat pada umumnya,” ujar Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Polana B. Pramesti, melalui siaran pers hari ini, Jumat (14/12/2018).

Dia mengatakan hal itu pada acara Ngariung Bareng BIJB yang mengangkat tema Dari Kertajati ke Pelosok Dunia.

Polana mengatakan saat ini ada tiga maskapai yang sudah beroperasi di Bandara Kertajati, yakni Citilink, Lion Air, dan Transnusa.

Sementara itu, jumlah rute domestik yang dilayani ada empat, yaitu ke Surabaya, Bandar Lampung, Semarang, dan Medan. Adapun untuk rute internasional dilayani oleh Lion Air ke Madinah dan Jeddah.

Jumlah maskapai yang beroperasi dan rute yang dilayani masih tergolong sedikit mengingat sejak Kertajati diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 24 Mei 2018.

Padahal, bandara ini digadang-gadang akan menjadi terbesar kedua setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Berangkat dari fakta tersebut, Kemenhub kemudian berupaya memperkenalkan Kertajati kepada khalayak melalui acara Ngariung Bareng BIJB ini.

Di acara itu, Polana juga mengatakan bahwa akan ada rute-rute baru yang dibuka oleh Garuda Indonesia dan Lion Air.

“Akan ada dua rute baru yang diterbangi oleh maskapai penerbangan Garuda Indonesia yaitu Garuda Indonesia ke Sumatera dan Kalimantan. Rute tersebut adalah Kertajati – Bandar Lampung PP dan Kertajati – Balikpapan PP,” jelas Polana.

Selain dua rute baru tersebut yang dilayani oleh Garuda, rencananya Lion Air juga akan menerbangi rute baru Kertajati – Denpasar PP dan Kertajati – Surabaya PP.

Sementara itu di tempat yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga meminta agar para pemangku kepentingan dan maskapai gencar melakukan promosi mengenai Bandara Kertajati.

“Saya berharap netizen turut membantu mempromosikan Bandara Kertajati, agar masyarakat semakin tertarik untuk melakukan penerbangan di Kertajati, Bandara ini sudah siap menyambut dan melayani penerbangan bagi seluruh masyarakat,” kata Menhub.

Adapun saat ini Bandara Kertajati dikelola oleh PT Angkasa Pura II (Persero), sementara mayoritas pemegang saham di bandara itu adalah Pemprov Jawa Barat. (*)

Yuk! Baca Juga, Berita Terkaitnya

Terkini Lainnya