Gus Choi Minta Kyai Ma’ruf Jangan Berisik, Alasannya?

Lintas Berita
Effendi Choirie atau Gus Choi (Foto: twitter @Nasdem)

Ketua Badan Pemenangan Pemilu atau Bappilu Dewan Pimpinan Pusat Partai Nasdem, Effendy Choirie atau Gus Choi, meminta bakal calon wakil presiden pasangan Joko Widodo, KH Ma’ruf Amin, agar menampilkan diri ke publik sebagai bakal calon mewakili seluruh partai koalisi. Ma’ruf harus menunjukkan diri sebagai negarawan.

“NU jangan berisik. Kiai Ma’ruf Amin juga enggak boleh berisik. Dia kemarin sudah mulai berisik, misalnya, bilang, ‘Hai, warga NU saya ini sekarang calon wakil presiden, kalau dari orang NU kembali ke PKB’. Pernyataan ini berisik,” kata Gus Choi saat penyerahan sumbangan sapi kurban dari Nasdem ke kantor NU Jatim, Surabaya, pada Selasa, 21 Agustus 2018.

Dia mengatakan, Ma’ruf Amin harus sadar dipilih sebagai bakal calon wapres mendampingi Jokowi atas usungan partai koalisi. “Bukan wakil presiden dari NU atau PKB maupun PPP. Ini calon wakil presiden yang diusung oleh koalisi. Ada Golkar, PDIP, Nasdem, Hanura, PKPI dan lain-lain,” terang Gus Choi.

“Karena itu dia harus berstatement yang negarawan. Dia harus berstatement yang bukan parsial, sektoral, sektarian, seolah dia wakil presiden yang diusung oleh PKB. Itu akan membuat dia jadi kecil dan kemudian koalisi-koalisi yang lain jadi tidak simpati. Jadi, semua harus ditata. Pernyataan ditata dan semua harus dipersembahkan untuk bangsa,” kata mantan politikus PKB ini.

Seperti diketahui, Pemilihan Presiden kali ini diikuti oleh dua pasangan bakal calon. Yakni Jokowi-Ma’ruf Amin yang diusung PDIP, PKB, Nasdem, PPP, Golkar, Hanura, PSI, Perindo, dan PKPI. Rivalnya ialah Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno yang diusung Gerindra, Demokrat, PKS, dan PAN.***