H Satori, Berbagi Ilmu dengan Siswa SMAN 1 Palimanan

Gali Potensi Untuk Bekal Masa Depan

MENGAJAR adalah sebuah aktivitas yang dilakukan oleh seorang guru untuk menyampaikan sejumlah informasi, pengetahuan dan pengalaman kepada anak didiknya. Tujuannya, agar diserap dan dipelajari sebagai bahan acuan untuk kegiatan belajar pada tahap selanjutnya.

Hal ini yang dilakukan H Satori, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat kepada para siswa-siswi SMA Negeri 1 Palimanan dalam program Tokoh Mengajar yang digelar Radar Cirebon. Dia berusaha memberikan sedikit ilmu dan inspirasi kepada para siswa, dengan harapan kelak mereka akan sukses dan berprestasi.

Meski berlatar belakang sarjana pendidikan Islam, pria yang notabene alumni SMA Negeri 1 Palimanan tahun 1989 ini terlihat sedikit kaku di awal dia mengajar di kelas XI IPA 2. Namun, lambat laun dia mulai enjoy dalam memberikan ilmu pengetahuan kepada siswa-siswi yang kemudian dia sebut sebagai adik-adiknya ini. Tidak hanya satu kelas, dia pun melanjutkan aksinya ke kelas XI IPS 1.

Pada kesempatan itu, H Satori mengajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Dia menyampaikan, sebagai makhluk ciptaan Allah SWT, seyogyanya umat Islam harus pandai bersyukur atas nikmat yang telah diberikan. Sebab, segala hal yang saat ini tengah dirasakan, merupakan rezeki dari Allah SWT. “Kalian wajib bersyukur bisa sekolah di tempat ini. Bayangkan, masih banyak teman-teman kalian yang ingin sekolah, tapi tidak bisa akibat tidak mampu secara finansial,” katanya.

Oleh sebab itu, sebagai wujud rasa syukur atas nikmat yang Allah SWT berikan, dia ingin para generasi SMA Nepal untuk rajin belajar. “Jangan sia-siakan waktu yang kalian miliki, hanya untuk hal-hal yang tidak penting. Gali potensi yang kalian mau dan sukai, karena hal itu akan menjadi bekal untuk meniti masa depan,” bebernya.

Kemudian, dia pun meminta mereka untuk berbakti kepada kedua orang tua. “Yang menjadikan kita seperti ini adalah orang tua, berkat usaha dan doa merekalah saya bisa seperti ini dan kalian juga. Maka, sayangilah dan hormatilah orang tua kalian,” terangnya.

Pesan terakhir, berbuat baiklah kepada semua orang. “Jangan pernah kita mendzolimi orang. Kalaupun kita yang didzolimi, balaslah dengan kebaikan,” tandasnya.

Menanggapi aksi H Satori tadi, Kepala SMA Negeri 1 Palimanan, Darmo Susyanto mengatakan, bahwa hal tersebut merupakan bentuk kepedulian wakil rakyat terhadap dunia pendidikan. Harusnya, kegiatan ini diikuti oleh pejabat lainnya, sehingga mereka bisa melihat dan merasakan langsung bagaimana mendidik generasi bangsa dengan segala kelebihan dan kekurangannya. “Berani memberikan ilmu kepada generasi muda, itu hal yang positif dan saya sangat setuju,” katanya.

Selain itu, kegiatan ini dapat memberikan motivasi kepada peserta didik untuk terus belajar, sehingga mereka kelak bisa seperti H Satori sebagai anggota DPRD, atau bahkan kepala daerah. “Ini bisa menjadi inspirasi para siswa. Mudah-mudahan program ini bisa terus digalakkan,” imbuhnya.

Dia berharap, dalam momentum hari pendidikan nasional ada perubahan signifikan dalam dunia pendidikan Kabupaten Cirebon. “Kita ingin pendidikan kita lebih baik ya,” pungkasnya. (jun)

Berita Terkait