Harga Beras Naik, Pemkab Siap Gelar Operasi Pasar

KomBis
Arisman petugas pemantau pasar dari Disperindag mendata harga beras di Pasar Kepuh Kuningan.FOTO:M TAUFIK/RADAR KUNINGAN

KUNINGAN-Melonjaknya harga beras hingga 20 persen disikapi Pemerintah Kabupaten Kuningan dengan merencanakan operasi pasar dalam waktu dekat. Kabag Perekonomian pada Setda Kuningan Toto Toharudin mengungkapkan, kenaikan harga beras tengah dalam pembahasan serius dengan dinas terkait.

Menurut Toto, kenaikan harga beras yang kini sudah mencapai Rp12.000 per kilogram dari harga normal (Rp10.000) dinilai sudah terlalu tinggi dan memberatkan masyarakat. “Oleh karena itu, kami sudah membahas masalah kenaikan harga beras ini dengan disperindag dan juga Bulog untuk segera menggelar operasi pasar (OP). Sudah direncanakan kegiatan OP yang terdekat pada hari Minggu pada saat Car Free Day (CFD) di Jalan Siliwangi,” ujar Toto kepada Radar.

Pihaknya akan melibatkan beberapa distributor produk pendukung lain seperti mi instan, minyak goreng, gula pasir, hingga gas ukuran melon untuk memeriahkan operasi pasar tersebut. Yang pasti, kata Toto, harga-harga kebutuhan pokok yang disediakan nanti akan lebih murah dibanding harga pasar.

Selain itu, lanjut Toto, kegiatan OP ini akan digelar di beberapa lokasi secara bergiliran. Adapun waktunya bisa saja bersamaan atau juga berdekatan. “Kami akan berkoordinasi dengan pihak kecamatan untuk menentukan daerah mana yang perlu digelar OP. Yang pasti, kami akan memprioritaskan daerah-daerah yang membutuhkan seperti daerah pelosok dan rawan bencana,” kata Toto.

Operasi pasar ini bertujuan untuk menstabilkan harga di masyarakat. Diharapkan Toto, dari beberapa kegiatan operasi pasar yang akan digelar nanti, berdampak pada kembali normalnya harga kebutuhan pokok. “Salah satu penyebab naiknya harga beras adalah karena banyak daerah lumbung padi yang mengalami gagal panen sehingga stok beras di pasaran berkurang. Melalui kegiatan OP yang melibatkan Bulog, diharapkan bisa menstabilkan harga di pasaran,” pungkas Toto. (fik)