Harga Daging Ayam dan Telur Mulai Stabil

harga-daging-ayam-(5)BERANGSUR TURUN: Pedagang daging ayam sedang melayani pembelinya, Kamis (9/8). Saat ini, harga daging ayam mulai turun dan menunjukkan angka stabil. FOTO: ILMI YANFA UNNAS/RADAR CIREBON

CIREBON – Harga daging ayam dan telur ayam cenderung mengalami penurunan, bahkan menunjukan harga stabil. Pantauan Radar di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Cirebon, harga daging ayam berada di angka Rp 34 ribu, yang sebelumnya di Rp 38 ribu perkilogram. Sedangkan harga telur ayam, kini menunjukan harga Rp 22 ribu perkilogram yang sebelumnya Rp 28 ribu/kg.

Kepada Radar, pedagang daging ayam di Pasar Sumber, Roni mengatakan, harga daging ayam sudah merata berada di Rp34-35 ribu/kg. Dia menjelaskan, saat harga naik, dulu pihaknya kesulitan mendapatkan stok, menyusul permintaan ayam yang tinggi, sementara pasokan terbatas. Dengan harga yang sudah kembali normal, dia berani menyediakan stok ayam hingga satu kuintal.

“Iya kembali ke stok awal. Yang tadinya paling belanja setengah kuintal, sekarang satu kuintal. Eh ternyata masih sepi. Mungkin dikira pembeli masih mahal,” keluhnya kepada Radar, Kamis (9/8).

Dikatakannya, kenaikan harga daging ayam dinilai bukan karena pasokan yang menurun. Tetapi karena adanya permintaan yang meningkat cukup tajam dalam waktu yang relatif lama akhir-akhir ini. “Iya katanya lagi banyak permintaan. Selain itu, kurs rupiah juga melemah. Mudah-mudahan dengan berangsur turunnya harga daging ayam, jualannya ramai lagi,” harapnya.

Senada dengan itu, pedagang telur, Uswatun Hasanah menuturkan, harga daging telur yang semula mencapai Rp28 ribu kini berada di Rp22 ribu per kilogram. “Sekarang berangsur stabil. Meski normal awalnya di harga Rp21 ribu,” singkat dia. (via)