Harga Mahal (Bukan) untuk Gagal

360
Dani Alves. Foto: AFP

LONDON – Manchester City bereaksi setelah Dani Alves memilih Paris Saint-Germain (PSG) dengan alasan gaji tinggi. Sebagai gantinya, City pun berhasil mendatangkan Kyle Walker dari Tottenham Hotspur dengan harga tinggi, GBP 50 juta (Rp870,5 miliar). Dengan harga setinggi itu, Walker pun menjadi bek termahal dunia.

Walker resmi jadi rekrutan ketiga The Citizens – julukan City – kemarin WIB (15/7). Di City, bek kanan berusia 27 tahun itu diikat kontrak hingga musim panas 2022. ”Senang bermain bersama City, saya tidak sabar untuk memulainya,” kata Walker, dalam konferensi pers pertama sebagaimana dikutip situs resmi klub.

”Meski rasanya agak aneh. Saya pernah berada di Tottenham selama bertahun-tahun, tapi saya senang memulai babak baru dalam karir saya,” lanjutnya. Walker jadi rekrutan ketiga City. Total, bersama dengan transfer Walker, City sudah merogoh koceknya GBP 126,5 juta (Rp2.20 triliun)! Sebelumnya, City sudah membeli Bernardo Silva dan Ederson Moraes.

Hanya, di antara ketiga rekrutan barunya ini, Walker tetap yang paling mahal. Berkaca di musim lalu, John Stones yang dijadikan bek termahal kedua dunia setelah direkrut dari Everton dengan transfer fee sebesar GBP 47,5 juta (Rp827,4 miliar) sulit memberi performa terbaiknya di jantung pertahanan City musim lalu.

Di Premier League musim lalu misalnya. Stones bukan bek tengah paling sering dipakai. Nicolas Otamendi bermain 35 kali, Stones 29, dan Aleksandar Kolarov 20 kali. Nah, apakah ini akan berlanjut pada transfer mahal Walker? Seperti kritikan yang sudah dikatakan Gary Lineker di akun Twitter-nya, @GaryLineker.

”Fullback Kyle Walker jadi bek termahal dunia dengan GBP 50 juta plus. Seberapa besar dia sanggup membayar harga mahalnya itu jika dia mampu meng-crossing bola,” kicau Lineker, yang juga sesama alumnus Spurs seperti Walker sesaat begitu City mengumumkan keberhasilan transfernya ini.

Di atas kertas, masuknya Walker jadi solusi lemahnya sisi kanan City. Musim lalu, posisi itu hanya punya dua opsi. Antara Pablo Zabaleta dan Bacary Sagna. Tetapi, keduanya tidak bisa memberi dukungan serangan dengan kecepatannya. Beda dengan Walker, dia jadi kekuatan dari sisi sayap menakutkan Spurs musim lalu bersama Danny Rose.

Walker sanggup sprint 67,03 kali per 90 menitnya. Zabaleta 60,17 dan Sagna 47,44. Dari sisi top speed-nya pun Walker sanggup berlari 35,18 kilometer per jam, jauh di atas Sagna yang hanya mencatat 33,69 km per jam atau Zabaleta dengan 31,93 km per jam. Itulah kenapa kedua pemain itu sudah terdepak dari City musim ini.

Itu ditunjang dengan kemampuan dari beberapa aspek. Pada Premier League musim lalu, Walker jadi bek terbanyak yang mencatat assist, 5 kali. Dribble-nya pun masuk top three paling banyak 75 kali. Itu belum termasuk jumlah peluang yang dia catat. Total, 39 kali peluang sudah dia lakukan, masuk empat besar di antara bek-bek Premier League lainnya.

Soal formasi, Walker tak akan terpengaruh. Di Spurs musim lalu, Walker pernah bermain dalam skema tiga bek atau empat bek di bawah asuhan Mauricio Pochettino yang dikenal lebih fleksibel soal formasi. Di City, dengan 4-2-3-1 atau 4-1-4-1 seperti musim lalu, maka dia bakal ditempatkan lebih menyerang sebagai lini penopang Raheem Sterling di sayap kiri. Atau jika di sayap kanan dia menopang Bernardo Silva.

Dia bisa membantu pemain seperti Kevin De Bruyne, David Silva, Gabriel Jesus, hingga Sergio Aguero untuk membuka pertahanan lawan. Walker siap menjawab tantangannya sebagai bek termahal dunia itu. ”Guardiola salah satu pelatih hebat di dunia, dan saya rasa dia mampu membantu saya meningkatkan permainan saya ke level baru,” harap pemilik 27 caps di timnas Inggris itu.

Dia pun yakin Guardiola dan City membantunya mencatatkan tinta emas di Curriculum Vitae-nya. ”Dengan klub ini, kami akan lebih baik dan menggondol trofi (musim ini). Itu yang belum mampu saya dapat dalam karir saya sejauh ini. Hanya demi memenangi trofi, hanya itu yang saya inginkan (dengan bergabung ke City),” tambah Walker.

Di sisi lain, Direktur Sepak Bola City Txiki Begiristain pun konfiden rekrutannya pada musim ini tidak akan melempem. Dia menyebut Walker fullback terbaik di Inggris. ”Kami pun telah mengikuti progress-nya di Spurs, dan tertarik dari perkembangannya. Saya pun yakin dia akan sukses di City musim ini, dan selanjutnya,” harap Begiristain. (ren)