Iming-imingi Rp20 Ribu, Tukang Tambal Ban Cabuli Bocah 9 Tahun

Kapolres tengah memperlihatkan barang bukti dalam kasus Pencabulan di Halaman Mapolres Majalengka, Rabu (11/9). FOTO: BAEHAQI/RADAR MAJALENGKA
Kapolres tengah memperlihatkan barang bukti dalam kasus Pencabulan di Halaman Mapolres Majalengka, Rabu (11/9).FOTO: BAEHAQI/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA-Kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Kabupaten Majalengka. Kali ini korbanya masih berumur 9 tahun dan masih duduk di bangku sekolah dasar. Pelakunya berinisial E (52), seorang tukang tambal ban asal Desa Karangsambung, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka.

Berdasarkan data yang dihimpun, korban, Melati (bukan nama sebenarnya) hendak memompa ban sepeda yang kempes di bengkel milik pelaku. Melati kemudian dipanggil dan diminta masuk ke dalam rumah pelaku dengan diiming-imingi uang Rp20 ribu. Awalnya korban duduk di ruang tengah tersangka, namun tak lama, pelaku berbuat tindakan asusila tersebut.

“Setelah melakukan perbuatan tersebut, tersangka memompa sepeda korban dan menyuruh korban untuk pulang. Sesampainya di rumah, korban mengeluh sakit di bagian pribadinya dan menceritakan kejadian tersebut kepada neneknya, kemudian sang nenek melaporkan kejadian tersebut ke Unit PPA Sat Reskrim Polres Majalengka,” ungkap Kapolres Majalengka AKBP Mariyono.

Adapun barang bukti yang diamankan petugas berupa adalah satu stel pakaian korban dan satu buah sepeda milik korban. Akibat kejadian itu tersangka dijerat Pasal 81 dan atau 82 UU RI No 17 tahun  2016 tentang Perubahan Atas UU RI No 23 tahun 2002  tentang Perlindungan Anak dan terancam hukuman penjara 15 tahun. (bae)

Berita Terkait