Indramayu Bertahap Tambah RTH, Piala Adipura Ke-10 Diarak Keliling Kabupaten

PIALA-ADIPURA-INDRAMAYU
BANGA: Plt Bupati Indramayu Supendi bersama jajarannya foto bersama saat menerima piala adipura ke-10. FOTO: DISKOMINFO FOR RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU – Plt Bupati Indramayu Supendi menerima penghargaan Anugerah Adipura yang kesepuluh kali untuk Kabupaten Indramayu. Penghargaan diserahkan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya di Auditorium Dr Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti Jakarta, Senin (14/1).

“Alhamdulilah Kabupaten Indramayu kembali mengukir prestasi dengan meraih penghargaan Anugerah Adipura untuk yang ke sepuluh kalinya. Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Indramayu, saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam menjaga, memelihara serta menciptakan lingkungan yang bersih, indah, hijau, asri, nyaman serta teduh,” terang Supendi.

Diraihnya penghargaan Adipura ini, lanjut Supendi, merupakan hasil kerja keras dari semua pihak yang ingin menciptakan Kabupaten Indramayu bersih, hijau, teduh, asri, dan nyaman. Raihan penghargaan bergengsi di bidang lingkungan hidup ini menunjukkan jika kinerja pemerintah daerah diapresiasi oleh pemerintah pusat.

Supendi menjelaskan, ke depan, Pemerintah Kabupaten Indramayu masih memiliki berbagai program yang berkaitan dengan lingkungan hidup. Ketersediaan ruang terbuka hijau akan diperbanyak di sudut kota hingga pelosok daerah.

“Ruang terbuka hijau di Kabupaten Indramayu saat ini masih sangat terbatas. Namun secara bertahap, jumlahnya akan terus ditingkatkan. Sehingga masyarakat akan merasa nyaman hidup di lingkungannya,” tambahnya.

Selain ruang terbuka hijau, Pemerintah Kabupaten Indramayu juga menginstruksikan kepada Satuan Kerja Perangkat Darah (SKPD) untuk melakukan pemantauan lingkungan dan uji kualitas air dan udara. Kemudian membangun IPAL komunal limbah domestik dan industri kecil.

Berikutnya pelayanan pengaduan pencemaran, pengembangan laboratorium lingkungan, uji emisi kendaraan bermotor, pengembangan biogas (kotoran ternak), car free day serta reklamasi bekas penambangan non logam.

“Kebijakan yang dikeluarkan tak lain adalah untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Indramayu. Agar mereka semakin merasa nyaman hidup di Bumi Wiralodra ini,” katanya.

Hingga kini, Pemerintah Kabupaten Indramayu terus melakukan pembenahan. Termasuk di antaranya menjadikan hutan bakau (mangrove) sebagai laboratorium lingkungan hidup, tempat ekowisata serta kebun botani. Saat ini, jumlah dan areal hutan bakau di sejumlah wilayah di Kabupaten Indramayu terus bertambah.

“Tidak hanya sebagai tempat ekowisata yang bermanfaat bagi lingkungan dan bernilai ekonomi, hutan bakau juga telah dijadikan laboratorium lingkungan hidup sebagai bahan edukasi bagi pelajar dan masyarakat Indramayu. Kami akan erus kembangkan dengan melibatkan berbagai pihak untuk memperluas areal hutan bakau,” terang manta Sekda Indramayu ini.

Supendi berharap, penghargaan Adipura ini bisa mendorong masyarakat untuk mengubah perilakunya menjadi ke arah yang lebih bersih dan sehat. Masyarakat juga diharapkan bisa berpartisipasi aktif dalam segala kegiatan pembangunan.

“Untuk itu, mari jadikan pola hidup bersih dan sehat ini sebagai budaya kita sehari-hari. Karena dengan lingkungan yang bersih dan sehat, akan membuat hidup kita semakin produktif dan bermanfaat,” imbuhnya.

Jika tidak ada kendala, hari ini, Piala Adipura ke-10 akan diarak keliling kabupaten. Langkah itu menjadi salah satu upaya untuk menumbuhkan rasa bangga di masyarakat dan juga kesadaran untuk bersama-sama menjaga lingkungan. (dun)

Yuk! Baca Juga, Berita Terkaitnya

Terkini Lainnya