Indramayu Religius Sukses Diwujudkan

PD-Pemuda-Muhammadiyah-dan-Permai-AyuAPRESIASI: PD Muhammadiyah Kabupaten Indramayu bersama Pengurus Permai Ayu bertemu Ketua DPRD Kabupaten Indramayu dalam audiensi. FOTO: ANANG SYAHRONI/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU– Pimpian Daerah Pemuda Muhammadiyah dan Persatuan Mahasiswa Indramayu (Permai Ayu) memberi apresiasi DPRD Indramayu yang sudah mengawal program Indramayu Religius.

Dewan Pembina Permani Ayu, Abidin Ghozali mengatakan program Religius, Maju, Mandiri dan sejahtera (Remaja) yang digulirkan pemerintahan Bupati Anna dan Wabup Supendi telah mengubah wajah Kabupaten Indramayu menjadi lebih religius. Kondisi ini terlihat dari adanya aturan untuk sekolah tingkat PAUD sampai Perguruan Tinggi yang mewajibkan peserta didik dan pegawai perempuan mengenakan kerudung.

Kegiatan-kegiatan keagamaan di desa dan pusat keramaian juga dinilai berkembang pesat. “Entah masyarakat memahami ajaran Islam dengan baik atau tidak, tapi berkerudung sudah menjadi teradisi masyarakat Indramayu,” ujarnya saat beraudisensi dengan DPRD.

Belum lagi, Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu juga mawajibkan siswanya membaca Alquran selama 15 menit sebelum kegiatan dimulai. Abidin pun berharap baik Pemkab Indramayu dan DPRD bisa terus mempertahankan nilai religius di Indramayu.

Program religi yang sudah berjalan diharapkan bisa terus dipertahankan. Karena menjadi salah satu media penanaman karakter untuk masyarakat Indramayu.

Ketua Bidang Organisasi Pemuda Muhammadiyah, Jiaul Haq menilai, selama ini Pemkab dan DPRD Indramayu cukup serius mewujudkan visi Indramayu Remaja, khususnya sektor religi. Salah satu bukti nyatanya adalah rampungnya pembangunan Islamic Centre yang kini menjadi masjid termegah se-Jawa Barat.

Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, Taufik Hidayat berterima kasih atas dukungan kalangan Mahasiswa Indramayu Bersama ormas Pemuda Muhammadiyah Indramayu yang memberi kepercayaan pada pemerintah untuk menjalankan visi Indramayu Remaja. Dia mengatakan, DPRD akan terus mengawal program pemerintah daerah dalam menjalankan visinya.

“Pemerintah Indramayu sudah membangun fondasi pemerintahan daerah yang religius, dan sekarang tinggal memasang dinding dan atapnya agar Indramayu dikenal religius. Bukan hanya dari segi fisik  namun perilaku dan hatinya pun taat beragama,” tandasnya. (oni)