Inspirasi dari Burj Khalifa, Layani Seleb Hollywood

Cerita Iwan Gunawan, Chef asal Cirebon yang Bekerja di Dubai

JADI CHEF: Iwan Gunawan, pemuda asal Kasugengan Lor, Kecamatan Depok, kini bekerja sebagai chef di W Hotel Al-Habtoor City di Dubai. Namanya melambung saat dirinya ikut dalam kompetisi Nestle Golden Chef's Hat Award UEA Season 5, belum lama ini. IWAN GUNAWAN FOR RADAR CIREBON
JADI CHEF: Iwan Gunawan, pemuda asal Kasugengan Lor, Kecamatan Depok, kini bekerja sebagai chef di W Hotel Al-Habtoor City di Dubai. Namanya melambung saat dirinya ikut dalam kompetisi Nestle Golden Chef's Hat Award UEA Season 5, belum lama ini. IWAN GUNAWAN FOR RADAR CIREBON

Dua orang chef asal Indonesia sempat menjadi buah bibir dalam kompetisi The Nestle Professional Golden Chef’s Hat Award UAE-Season 5. Ternyata satu dari dua orang Indoneisia itu berasal dari Cirebon. Dia adalah Iwan Gunawan, pria asal Desa Kasugengan Lor, Kecamatan Depok. Bagaimana ceritanya?

JAMAL SUTEJA, Cirebon

Iwan Gunawan
Iwan Gunawan

TIGA hari lalu, Iwan Gunawan baru saja tiba di Dubai, selepas pulang kampung satu bulan. Iwan memang diberikan cuti setelah mengikuti kompetisi itu. Karir pria 27 tahun itu sebagai chef atau juru masak di negeri orang cukup gemilang. Kini dia menjadi Chef de Partie atau Supervisior Chef Namu Restaurant di W Hotel Al-Habtoor City, Dubai.

Lima tahun terakhir Iwan mengadu nasib di negeri orang, menjelajahi beberapa perusahaan. Ada tiga perusahaan yang disinggahinya selama lima tahun itu yang memakai jasanya sebagai seorang koki. Sebelumnya, Iwan pertama kali bekerja di Moevenpick Jumeirah Beach Residence Hotel. Lalu di Emirates Leisure Retail’s Noodle House di kawasan Al Wahda Mall, Abu Dhabi.

Karirnya naik terus, dan hingga akhirnya mengikuti kontes Nestle Golden Chef’s Hat Award. Iwan menyebutkan salah satu inspirasinya sebagai chef adalah pamannya sendiri, Edi Pancamala. Pamannya itu, juga pernah menjadi seorang chef di Dubai dan sekarang bekerja di Fairmont Hotel di Jakarta. “Paman saya sebagai motivasi karena saya ingin jadi chef seperti beliau,” ungkap perjaka kelahiran 1989 ini.

Selain motivasi dari pamannya, Iwan juga mendapatkan inspirasi dari dosen kuliahnya di Untag Prima Cirebon. Iwan mengambil Diploma II jurusan food and beverage. Saat memberikan materi, sang dosen menampilkan foto gedung pencakar langit Burj Khalifa dan hotel bintang 7, Burj Al Arab yang berada di Dubai. Dalam hatinya, dia menyatakan suatu hari saya harus bisa lihat langsung gedung tersebut.

Meski tidak bekerja di kedua gedung itu. Toh, Iwan tetap bisa melihat gedung itu kini setiap hari. Tempat bekerja Iwan saat ini, W Hotel di Al Habtoor City juga tak kalah keren. “Saya di Dubai di Alhabtoor City. Saya sudah lima tahun di sini tapi tidak bekerja di satu hotel. Pindah- pindah sudah tiga perusahaan dalam lima tahun,” ungkapnya.

Karena berkerja di tempat mewah itu, pasti ada suka dan duka. Pengalaman paling berkesan tentu saat melayani tamu dari kalangan pesohor dunia, baik artis Hollywood maupun pemimpin dunia. “Paling berkesan ngelayanin penyanyi RnB Florida dan Drake. Beberapa hari yang lalu juga ada Tyree Gibson aktor yang bermain dalam film Fast and Furious,” sebutnya.

Tak hanya itu, dari kalangan pemimpin dunia, tentu saja yang tak ketinggalan Pangeran Dubai, yang pernah datang ke tempatnya bekerja. “Kalau pejabat Indonseia belum pernah Mas,” ucapnya. Dia sendiri saat ini konsern dalam menyiapkan menu-menu Japanese dan Korean. Pria lulusan SMA PGRI Plumbon ini juga sebelumnya pernah menyiapkan menu makanan South East Asian Food dan American Style Braserrie.

Anak pertama dari tiga bersaudara dari pasangan Miskana dan Sriwiyati ini, memang sudah senang memasak sejak duduk di bangku SMA. Dari ketiga saudaranya itu, hanya dirinya yang menjadi tukang masak. “Jadi chef itu saya memang suka, dan juga nyalurin hobi masak,” tukasnya. Iwan mengaku proses dirinya bisa bekerja di Dubai memiliki proses yang panjang. “Ya dulu saya melamar kerja, interview dengan usernya,” ucapnya.

Ditanya soal gaji, Iwan menjawab diplomatis. “Kalau gaji relatif, tergantung,” ucapnya. Kini, dia sudah menguasi banyak menu makanan. Lima tahun bekerja di Dubai, Iwan mengaku saat ini masih single. Namun dia, sudah terpikat dengan gadis Dubai. “Insya Alah segera nikah Mas, masih pacaran,” tuntas Iwan. (*)